Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida (NaCN) dan merkuri dalam tambang emas rakyat di Aceh Barat Daya bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegas Tim Liputan Khusus Aceh, Minggu (25/01/2026).
Hukum & Kriminal
Sempat Buron, Pelaku KDRT Akhirnya Diamankan Sat Reskrim Polres Nagan Raya
Penangkapan pelaku yang sempat buron ini merupakan bukti komitmen Polres Nagan Raya dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Setiap pelaku KDRT akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H.
Warga Pekalongan Resah, Warung Aceh Diduga Bebas Jual Obat Keras Daftar G Tanpa Izin
Warga merasa resah karena peredaran obat keras daftar G diduga dijual bebas tanpa izin di salah satu warung Aceh. Kami berharap aparat penegak hukum dan dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan penertiban,” ujar seorang warga Pekalongan yang enggan disebutkan namanya.
Pengusaha Besi Tua Diduga Kebal Hukum di PKS PT Sofindo Seunagan: Elpiji 3 Kg Subsidi Dipakai untuk Pemotongan Besi
“Diduga kuat pengusaha pemborong besi tua di PKS PT Sofindo Seunagan menggunakan tabung Elpiji 3 kg bersubsidi untuk kegiatan pemotongan besi tua. Penggunaan yang dilakukan hampir setiap malam dan telah berlangsung hampir sepekan ini dinilai menyalahi aturan perundang-undangan. Masyarakat mendesak APH segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan LPG subsidi yang semestinya diperuntukkan bagi warga kurang mampu, bukan untuk kepentingan bisnis pengusaha.”
Diduga Menyimpang dari Spesifikasi, Proyek Revitalisasi SD Negeri 2 Geneng Jepara Tuai Sorotan.
Temuan di lapangan memperlihatkan adanya dugaan kuat penyimpangan pada proyek revitalisasi SD Negeri 2 Geneng Jepara. Pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan dengan mekanisme swakelola justru dikerjakan oleh pihak rekanan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi, mutu, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Lembaga dan tim media berencana membawa temuan ini ke BPK serta Kejaksaan untuk memastikan ada penegakan hukum yang tegas.”
Direktur Maskapai dan Pramugari Disomasi Pasangan Sah: Skandal Perselingkuhan Memasuki Babak Hukum Baru
Kami hadir untuk menunjukkan keseriusan. Perbuatan ini tidak hanya melukai hati klien kami, tetapi melanggar etika profesi, norma sosial, dan ketentuan hukum.” — Sunan Kalijaga
Kematian Misterius Inisial Q di Jepara: Diduga Korban Penyanderaan, APH Diminta Usut Tuntas
Kematian seorang wanita berinisial Q di Jepara meninggalkan banyak tanda tanya. Sebelum ditemukan meninggal di rumah J, korban diduga mengalami tekanan psikologis dan pembatasan kebebasan. Publik mendesak agar penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan memastikan tidak ada praktik penyanderaan atau penyalahgunaan kekuasaan.”
Kasus Dugaan Penipuan Rp430 Juta Eks Kalak BPBD Pangandaran Rampung Lewat Restorative Justice. Melaluli LBH Kantor Hukum AV.
Alhamdulillah, semua sudah sepakat menyelesaikan perkara ini secara damai melalui restorative justice. Korban juga telah mencabut laporan, sehingga kasus ini resmi tuntas,” ujar Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan.
Diduga Penuh Kejanggalan, Rekonstruksi Kasus Dugaan Pengeroyokan Uswatun Hasanah Tuai Sorotan
“Rekonstruksi kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Uswatun Hasanah di Polres Musi Rawas diduga penuh dengan kejanggalan. Korban mengaku kecewa lantaran kasus yang sudah berjalan lebih dari satu tahun belum juga menemukan titik terang.”
Hukum Brutal di Aceh Singkil: Mafia Tanah Berkuasa, Rakyat Kecil Jadi Tumbal
YM hanyalah korban dari hukum yang dipertontonkan sebagai alat pemukul rakyat kecil. Sengketa besar ini sudah jelas: hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas.” – Roni Syehrani, tokoh masyarakat Singkil Utara
Mafia Solar Kuasai SPDN Jepara, Nelayan Menjerit Tak Kebagian BBM Subsidi
Kami ini nelayan kecil, setiap hari melaut butuh solar. Tapi di SPDN malah didahului pelangsir. Kalau begini terus, kami tak bisa melaut dan keluarga kami mau makan apa?”
— Sariman (45), Nelayan Kedung Jepara
Judi Dadu Kopyok Beroperasi Bebas di Purworejo, Aparat Diminta Bertindak Tegas
“Praktik judi dadu kopyok di Desa Boro Kulon, Banyu Urip, Purworejo, diduga bebas beroperasi dengan omzet ratusan juta rupiah per hari. Warga resah dan mendesak aparat segera bertindak tegas, meski isu keterlibatan oknum aparat membuat kasus ini terkesan kebal hukum.”
Kasus Pinjaman Misterius Rp680 Juta, Eks Kalak BPBD Pangandaran Dikabarkan Diamankan Polres
“Nilainya memang fantastis. Saya juga tidak tahu uang tersebut dipakai untuk apa. Tapi yang jelas, persoalan itu kini sudah masuk ranah hukum,” ujar Untung Saeful Rohmat, Kalak BPBD Pangandaran
Restorative Justice Pasca-P21 di Blora: Polisi Diduga Langgar Prosedur, Jaksa Dikesampingkan
Jika perkara sudah P21, bukankah ini sudah menjadi domain Jaksa? Bagaimana mungkin Polisi masih menjalankan Restorative Justice pasca-P21?” – John L. Situmorang, S.H., M.H., kuasa hukum wartawan
Kaperwil Media Bongkar Perkara Dibacok Saat Dampingi Warga, Polres Nagan Raya Pastikan Proses Hukum Berjalan
Tindakan kekerasan terhadap jurnalis bukan sekadar penganiayaan, melainkan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan demokrasi. Kami pastikan proses hukum tetap berjalan.”
— Iptu Azhar, KBO Satreskrim Polres Nagan Raya
Ridwanto Dibacok Saat Dampingi Warga, Publik Desak Polisi Usut Premanisme PT SPS2
Kami akan terus berada di garis depan. Kekerasan ini takkan membungkam kami,”
— Ridwanto, Ketua DPD GMOCT Aceh
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





