Scroll untuk baca berita
AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Brimob Batalyon C Pelopor Gelar Tradisi Meugang, Perkuat Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

3042
×

Brimob Batalyon C Pelopor Gelar Tradisi Meugang, Perkuat Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor menggelar kegiatan tradisi meugang sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat tali silaturahmi antar personel dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kabupaten Nagan Raya, Selasa (17/02/2026).

Tradisi meugang merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang biasanya dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan, khususnya bulan suci Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat menyembelih hewan ternak seperti sapi atau kerbau untuk kemudian dibagikan kepada keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Pada kegiatan meugang tahun ini, satuan di bawah naungan Polda Aceh tersebut menyembelih sebanyak tiga ekor sapi. Daging hasil penyembelihan selanjutnya dibagikan secara merata kepada seluruh personel batalyon, anak yatim, para ustaz, serta rekan-rekan jurnalis yang berada di wilayah setempat. Proses pembagian dilakukan secara tertib dengan mengedepankan nilai kebersamaan serta semangat berbagi menjelang datangnya bulan penuh berkah.

Komandan batalyon, Kompol Usman, menyampaikan bahwa kegiatan meugang merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya memiliki nilai tradisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan serta dengan masyarakat.

Menurutnya, tradisi meugang menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk membangun kedekatan emosional antara aparat keamanan dengan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.

Sementara itu, perwakilan wartawan di Kabupaten Nagan Raya turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka menilai kegiatan meugang yang dilakukan jajaran Brimob mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara aparat keamanan dengan insan pers.

Dengan pelaksanaan tradisi meugang ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat terus terjaga di tengah masyarakat. Tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan ibadah spiritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk mempererat hubungan sosial serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”