Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Bantuan Logistik Kapolri Tiba di Garasi Polres Nagan Raya, Siap Disalurkan untuk Korban Banjir

3212
×

Bantuan Logistik Kapolri Tiba di Garasi Polres Nagan Raya, Siap Disalurkan untuk Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya — Bantuan sosial logistik untuk korban banjir di wilayah Kabupaten Nagan Raya resmi tiba di Garasi Polres Nagan Raya pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Bantuan tersebut diangkut menggunakan tiga unit truk dan diterima langsung oleh Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, bersama Pakor Astama Ops Mabes Polri Kombes Pol Dewa Nyoman Kristanto, Wapakor Astama Ops Mabes Polri AKBP Andrianto, serta jajaran pejabat utama setempat.

Bantuan ini menjadi wujud kepedulian institusi Polri terhadap masyarakat terdampak bencana banjir sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam situasi darurat kemanusiaan.

Ragam Bantuan Kebutuhan Dasar

Logistik yang diterima mencakup berbagai kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras dalam berbagai kemasan, air mineral, mi instan, minyak goreng, susu, biskuit, sarden, telur, ikan kering, serta perlengkapan sandang dan ibadah seperti selimut, mukena, sajadah, sarung, dan handuk.

Selain itu, bantuan juga mencakup perlengkapan pendukung kebutuhan darurat, seperti pampers, pembalut, portable power station, serta panel surya guna membantu pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah terdampak.

Distribusi Difokuskan ke Wilayah Terdampak Parah

Kapolres Nagan Raya menyampaikan bahwa seluruh bantuan akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya daerah dengan dampak banjir paling berat.

Setelah proses penerimaan, bantuan dimuat kembali ke tiga truk milik masyarakat dan satu truk dinas Polres Nagan Raya untuk proses pendistribusian. Bantuan direncanakan disalurkan ke wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang pada Kamis, 19 Februari 2026, dengan melibatkan mahasiswa PTIK serta personel kepolisian setempat.

Diharapkan Ringankan Beban Warga Jelang Ramadan

Penyaluran bantuan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan bahan pokok.

Kapolres menegaskan, bantuan sosial ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus memperkuat kehadiran aparat dalam memberikan rasa aman, dukungan moral, serta percepatan pemulihan pascabencana.

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”