Scroll untuk baca berita
DaerahHeadlineJawa TimurNasional

SINERGI Badan Narkotika Nasional DAN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah HADIRKAN INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA

2997
×

SINERGI Badan Narkotika Nasional DAN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah HADIRKAN INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Surabaya, Jawa Timur – Upaya penguatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui jalur pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).

Program kolaborasi ini diluncurkan dalam kegiatan yang digelar pada Kamis (12/2/3026) di Universitas Negeri Surabaya dan diikuti sekitar 650 peserta. Peserta berasal dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan pencegahan narkoba.

Peluncuran IKAN menjadi bentuk konkret komitmen pemerintah dalam memperkuat langkah preventif melalui dunia pendidikan. Materi edukasi anti narkoba akan diintegrasikan ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa menambah mata pelajaran baru.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kerja kolektif nasional dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba.

Menurutnya, integrasi kurikulum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya negara dalam membangun benteng intelektual dan moral bagi generasi penerus bangsa.

Ia menilai langkah tersebut strategis dalam menumbuhkan kesadaran, membentuk sikap, serta memperkuat ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba. Selain itu, program ini juga mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa integrasi kurikulum anti narkoba diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter.

Ia menambahkan, program ini menjadi langkah awal sinergi Kemendikdasmen bersama BNN dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus mencetak generasi yang tangguh, sehat, dan berintegritas.

Melalui implementasi IKAN, pemerintah berharap budaya hidup sehat dan lingkungan pendidikan yang bebas narkoba dapat terbentuk sejak dini, sehingga melahirkan generasi masa depan yang kuat secara moral, intelektual, dan sosial.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”