Pengesahan dua qanun strategis ini merupakan komitmen DPRK dalam memperkuat arah pembangunan daerah serta menjamin ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Nagan Raya secara berkelanjutan.”
Aceh
Hadiri Pelantikan PAW DPRK Nagan Raya, Bupati TRK Ucapkan Selamat kepada Said Isa Quraisy
NEWS BIDIK,Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menghadiri sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada Said Isa Quraisy, S.Sos atas pelantikannya sebagai Anggota…
Bupati TRK Sambangi Gampong Kuala Seumayam, Pastikan Kehadiran Pemerintah Hingga Pelosok
NEWS BIDIK, Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menyambangi Gampong Kuala Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, salah satu gampong dengan jarak tempuh…
Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Kabupaten Nagan Raya. LSM GMBI Angkat Bicara
NEWS BIDIK, Nagan Raya. Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg subsidi di kabupaten Nagan Raya kembali menghantui warga / masyarakat di segala Plosok desa kabupaten Nagan Raya.kondisi yang memicu keresahan di…
Keuchik Cot Rambong, Musriadi HD, Resmi Bebas dari Semua Tuntutan Hukum Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
“Majelis Hakim Pengadilan Negeri Suka Makmue memutuskan bahwa Musriadi HD, Keuchik Cot Rambong, bebas dari seluruh tuduhan yang dilaporkan PT Ambiya Putra. Tuduhan pemalsuan surat tanah tidak terbukti karena tidak didukung alat bukti yang sah,” ujar Agus Jalizar, SH., M.H, selaku Penasehat Hukum Musriadi.
Diduga Ada Kriminalisasi, Warga Cot Rambong Nagan Raya Minta Kapolri Turun Tangan Usut Oknum Penyidik
Kami taat pada hukum, tapi jangan biarkan hukum dipermainkan oleh oknum aparat. Jika benar ada penyidik yang bekerja sama dengan pelapor, maka kami meminta Kapolri dan Propam Mabes Polri untuk turun tangan. Kami hanya rakyat kecil, jangan jadikan kami tumbal kepentingan.” — Perwakilan Masyarakat Cot Rambong
Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Sigap Tangani Aksi Demo Warga Terkait Dugaan Penistaan Balai Doa di TPU
Balai doa adalah tempat suci untuk berdoa, bukan kandang ternak.” Warga dua desa di Nagan Raya bergejolak setelah tempat ibadah di area pemakaman diduga dijadikan kandang kerbau. Aksi demo pun pecah di Polsek Kuala, namun aparat bergerak cepat dan berhasil meredam ketegangan lewat mediasi.
Eksplorasi Galian C di Tadu Raya Nagan Raya Diduga Ilegal, DLHK Diminta Bertindak
“Eksplorasi galian C di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, diduga dilakukan tanpa izin resmi. Aktivitas yang disebut melibatkan CV Holi Palma ini memicu keresahan masyarakat, lantaran selain tidak sesuai aturan, limbah PKS juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu lingkungan sekitar.”
Rumah Sakit Umum Cahaya Husada Resmi Beroperasi di Nagan Raya
Peresmian RSU Cahaya Husada menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Nagan Raya. Pemerintah daerah berharap rumah sakit ini menghadirkan dokter spesialis jantung dan stroke agar masyarakat dapat terlayani lebih optimal.”
Masyarakat Nagan Raya Keluhkan Abrasi Pantai, Dugaan Imbas Pengerukan PLTU
Sudah sering ada pihak pemerintah datang meninjau lokasi, tapi tidak ada tindakan nyata. Semua hanya formalitas,” ujar salah seorang warga Kuala Pesisir saat diwawancarai Tim Liputan Media Aceh.
Bupati dan Wabup Gelar Temu Ramah dengan Kepala TK, SD, dan SMP Se-Kabupaten Nagan Raya
“Orang tua menitipkan anak-anaknya kepada kita, berharap mereka tumbuh menjadi generasi cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Mari jadikan pekerjaan kita sebagai ladang pengabdian, bekerja dengan hati, tulus, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kadisdik Zulkifli, S.Pd.
Perusahaan Sawit Diduga Abaikan Kewajiban Plasma, DPRK dan Aparat Hukum Diminta Tidak Tutup Mata
Kalau plasma saja tidak diberikan, lalu apa kontribusi nyata perusahaan kepada rakyat? Jangan sampai tanah-tanah ini hanya jadi ladang subur untuk korporasi, sementara masyarakat tetap terpinggirkan.
Warga Desa Cot Rambong Tolak Pengukuran Areal HGU PT Ambya Putra
“Selama belum ada keputusan Pengadilan Negeri Nagan Raya, kami akan tetap melarang pihak manapun, termasuk BPN/ATR, masuk untuk mengukur tanah di Desa Cot Rambong. Ini demi tegaknya hukum dan hak masyarakat,” tegas salah satu tokoh masyarakat Cot Rambong.
Diduga menerapkan Praktek Mafia Tanah, PT KIM Kembali Hancurkan Tanaman Warga.
Kami masyarakat miskin tidak pernah ada yang membela, karena kami memang tidak mampu membiayai mereka. Kami hanya ingin tanah kami diakui, bukan dirampas,” — Saiful, petani sawit di Gampong Bumi Sari.
Galian C di Suka Makmue Dinilai Bermanfaat, Warga Harap Dilanjutkan: Tegaskan Pentingnya Konfirmasi dalam Pemberitaan
“Silakan hubungi kami, kami siap memberikan penjelasan. Jangan langsung disimpulkan sepihak,” ujar MD, warga Desa Suka Makmue, menegaskan pentingnya konfirmasi sebelum pemberitaan dimuat ke publik.
Bupati TRK Peusijuek Nanggroe Beutong Ateuh Banggalang Sebagai Bentuk Syukur dan Pelestarian Tradisi
Prosesi Peusijuek Nanggroe turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, staf ahli bupati, sejumlah kepala SKPK, Forkopimcam Beutong Ateuh Banggalang, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai gampong di kecamatan tersebut.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




