Scroll untuk baca berita
Aceh

Bupati TRK Sambangi Gampong Kuala Seumayam, Pastikan Kehadiran Pemerintah Hingga Pelosok

2921
×

Bupati TRK Sambangi Gampong Kuala Seumayam, Pastikan Kehadiran Pemerintah Hingga Pelosok

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menyambangi Gampong Kuala Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, salah satu gampong dengan jarak tempuh paling jauh dari Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, bahkan dari pusat Kecamatan Darul Makmur.

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam memastikan pelayanan dan pembangunan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah pelosok yang sulit diakses.

Kunjungan mantan Pimpinan DPR Aceh itu bukan sekadar agenda kerja rutin, melainkan wujud kepedulian dan komitmen langsung Bupati TRK agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke gampong yang selama ini jauh dari jangkauan pusat pemerintahan.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan dan pembangunan, sehingga tidak ada satu pun gampong yang tertinggal hanya karena jarak dan keterbatasan akses,” ujar Bupati TRK di sela-sela kunjungan.

Meski harus menempuh medan yang berat dan bergelut dengan lumpur tebal akibat kondisi jalan yang sulit dilalui, hal tersebut tidak menyurutkan tekad Bupati TRK beserta jajaran untuk tetap turun langsung ke Gampong Kuala Seumayam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati TRK juga meninjau sejumlah situs sejarah yang tersimpan di gampong tersebut, yang selama ini kerap luput dari perhatian pemerintah.

Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya lokal yang ada di wilayah pedalaman Nagan Raya.

Bupati TRK dalam kunjungan itu turut didampingi Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang; Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli; unsur Forkopimcam Darul Makmur yang terdiri atas Camat, Kapolsek, dan Danramil; serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait.

Tinjau Jembatan Gunong Cut

Sehari sebelumnya, Senin (22/12/2025), Bupati TRK juga meninjau langsung kondisi Jembatan Gunong Cut yang roboh akibat banjir beberapa waktu lalu. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan langkah penanganan cepat guna memulihkan akses transportasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati TRK memantau langsung pembangunan jembatan darurat agar dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

Mantan Kepala Bappeda Nagan Raya itu juga menegaskan komitmennya untuk mengakomodasi anggaran pembangunan jembatan permanen pada masa mendatang, dengan konstruksi yang lebih kuat dan berdaya tahan tinggi.

“Sementara waktu kita bangun jembatan darurat dulu agar dapat dilewati kendaraan roda empat. Ke depan, tentunya akan kita anggarkan pembangunan jembatan permanen dengan daya tahan yang lebih kuat,” tutup Bupati TRK.

DINAS KOMINFO KAB. NAGAN RAYA

Surel: info@naganrayakab.go.id

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”