AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Kabupaten Nagan Raya. LSM GMBI Angkat Bicara

1703
×

Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Kabupaten Nagan Raya. LSM GMBI Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya. Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg subsidi di kabupaten Nagan Raya kembali menghantui warga / masyarakat di segala Plosok desa kabupaten Nagan Raya.kondisi yang memicu keresahan di tengah tengah masyarakat , Terutama ditengah tengah situasi sulit pasca banjir yang melanda wilayah propinsi Aceh dan Sumatera .

Pangkalan “Hilang Bak Ditelan Bumi”

Keluhan masyarakat dibeberapa kecamatan yang berada di kabupaten Nagan Raya Salah seorang warga mengungkapkan bahwa pangkalan gas di desa mereka seolah menghilang tanpa jejak dalam sebulan terakhir.

Kami kesulitan mencari gas elpiji ini. Di tingkat pengecer stok sering kosong, bahkan pangkalan di desa kami tiba-tiba hilang bak ditelan bumi. Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar suplai kembali normal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh seorang ibu rumah tangga di kecamatan darul makmur dan Tripa makmur yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera memperbaiki sistem distribusi agar kebutuhan pokok rumah tangga tidak terganggu.

Menunggu Respon Pemerintah

Masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melakukan sidak ke lapangan untuk mencari penyebab kelangkaan, apakah murni karena kekurangan pasokan atau adanya praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Nagan Raya. Diharapkan pemerintah Mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis gas subsidi ini.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”