NEWSBIDIK, Jepara Seorang pria bernama Suryanto mengungkapkan kronologi dugaan perselingkuhan yang melibatkan istrinya, pegawai puskesmas tahunan Sari Indah Sulistyowati, dengan seorang pria bernama Budianto. Pengakuan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi sekaligus permohonan tindak lanjut atas permasalahan rumah tangga yang dialaminya.
Menurut Sriyanto, permasalahan rumah tangga mereka bermula pada tahun 2025, ketika istrinya melakukan perjalanan liburan ke Karimunjawa. Dari perjalanan tersebut, sang istri diketahui mulai mengenal Budianto. Sejak saat itu, hubungan rumah tangga yang sebelumnya berjalan normal mulai mengalami perubahan signifikan.
Sepulang dari liburan, sang istri secara tiba-tiba mengajukan permintaan cerai. Ia menuduh Suryanto tidak memberikan nafkah serta melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tuduhan tersebut memicu pertengkaran di antara keduanya. Dalam situasi yang semakin memanas, Suryanto akhirnya memutuskan untuk meninggalkan rumah demi menghindari konflik berkepanjangan.
Sriyanto kemudian tinggal di sebuah rumah kos di wilayah Krapyak bersama kedua anaknya, yaitu Muhammad Putra Fabian Al Mubarok dan Iqbal Faiz Ardianto. Namun, di tengah kondisi tersebut, ia mengaku mendapat informasi yang mengejutkan. Istrinya diduga menjalin hubungan dengan Budianto dan bahkan membawa pria tersebut ke rumah yang sebelumnya mereka tempati bersama.
Lebih lanjut, Sriyanto menyebut bahwa dugaan hubungan tidak wajar itu terjadi secara terang-terangan. Perilaku keduanya, seperti berpelukan hingga tidur bersama di kamar, disebut-sebut disaksikan oleh salah satu anaknya, Ivan Denis. Situasi ini diperparah dengan adanya dukungan dari pihak mertua, yakni ibu kandung sang istri, yang disebut turut memberikan bantuan modal usaha kepada Budianto.
Dengan dukungan tersebut, Budianto sempat mendirikan sebuah usaha kafe di Karimunjawa bersama istri Sriyanto. Namun, usaha tersebut tidak berjalan lancar dan akhirnya mengalami kegagalan. Setelah kondisi usaha memburuk, sang istri kembali menghubungi Sriyanto dan mengajaknya untuk rujuk.
Pada saat itu, Sriyanto mengaku belum mengetahui sepenuhnya tentang dugaan perselingkuhan tersebut. Ia menerima ajakan rujuk karena belum mendapatkan informasi lengkap dari anak-anaknya. Rumah tangga mereka sempat kembali berjalan, namun hanya bertahan selama kurang lebih tiga bulan.
Kebenaran mulai terungkap setelah anaknya, Ivan Denis, akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan seluruh kejadian yang ia saksikan. Pengakuan tersebut membuat Sriyanto merasa terkejut sekaligus terpukul. Ia pun memutuskan untuk kembali meninggalkan rumah dan mengakhiri kebersamaan dengan istrinya.
Sriyanto menyampaikan bahwa kronologi ini merupakan penjelasan awal atas peristiwa yang ia alami. Ia berharap pihak terkait dapat menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, ia menegaskan bahwa pernyataan ini dibuat sebagai bentuk kejelasan atas situasi rumah tangganya yang telah mengalami keretakan akibat dugaan perselingkuhan.
Saat Team mencoba konfirmasi dengan istri S lewat via WhatsApp malahan di blokir kemungkinan takut di ketahui publik.
Baca Juga:
Diduga Manipulasi Status, Warga Kancilan Jepara Gelar Pernikahan Meski Masih Bersuami
SPBU Desa Slagi Jepara Diduga Layani Pengangsu BBM Subsidi, APH Diminta Bertindak Tegas




















