AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

2504
×

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nagan Raya menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Teknis Lanjutan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Command Center Diskominfo Kabupaten Nagan Raya, Kamis (21/5/2026), dan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nagan Raya yang diwakili Kepala Bidang Statistik, Masitoh, S.K.M., M.K.M.

Dalam sambutannya, Masitoh menyampaikan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang diundangkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) telah ditetapkan sebagai salah satu indikator kinerja prioritas nasional dalam mengukur capaian pembangunan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) telah menerbitkan Peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai instrumen untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan daerah,” ujar Masitoh.

Ia menambahkan, melalui kegiatan pembinaan teknis tersebut diharapkan para peserta dari Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dapat meningkatkan pemahaman terkait penyelenggaraan statistik sektoral, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih baik, akurat, dan terpercaya.

“Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya, yakni Ahmad Kamal selaku Statistisi Ahli Pertama dan Sita Aliya Rutba selaku Pranata Komputer Ahli Pertama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber guna membahas berbagai tantangan serta langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:

Bupati TRK Tegaskan Faskes di Nagan Raya Tetap Layani Masyarakat Tanpa Melihat Desil

Remaja 15 Tahun Terseret Arus Sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Pencarian Masih Berlangsung

Diduga Limbah PLTU 3-4 Dibuang ke Area Terbuka, DLH dan APH Diminta Bertindak

Tinggalkan Balasan

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”