Scroll untuk baca berita
AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

2332
×

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nagan Raya menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Teknis Lanjutan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Command Center Diskominfo Kabupaten Nagan Raya, Kamis (21/5/2026), dan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nagan Raya yang diwakili Kepala Bidang Statistik, Masitoh, S.K.M., M.K.M.

Dalam sambutannya, Masitoh menyampaikan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang diundangkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) telah ditetapkan sebagai salah satu indikator kinerja prioritas nasional dalam mengukur capaian pembangunan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) telah menerbitkan Peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai instrumen untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan daerah,” ujar Masitoh.

Ia menambahkan, melalui kegiatan pembinaan teknis tersebut diharapkan para peserta dari Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dapat meningkatkan pemahaman terkait penyelenggaraan statistik sektoral, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih baik, akurat, dan terpercaya.

“Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya, yakni Ahmad Kamal selaku Statistisi Ahli Pertama dan Sita Aliya Rutba selaku Pranata Komputer Ahli Pertama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber guna membahas berbagai tantangan serta langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:

Bupati TRK Tegaskan Faskes di Nagan Raya Tetap Layani Masyarakat Tanpa Melihat Desil

Remaja 15 Tahun Terseret Arus Sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Pencarian Masih Berlangsung

Diduga Limbah PLTU 3-4 Dibuang ke Area Terbuka, DLH dan APH Diminta Bertindak

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”