Scroll untuk baca berita
AcehHeadlineNEWS-BIDIK NAGANRAYAPeristiwa

Remaja 15 Tahun Terseret Arus Sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Pencarian Masih Berlangsung

1415
×

Remaja 15 Tahun Terseret Arus Sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Pencarian Masih Berlangsung

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, NAGANRAYA Seorang remaja dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Jumat (1/5/2026) sore. Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Krueng Tadu, tepatnya di Desa Gapa Garu. Laporan awal diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya sekitar pukul 16.15 WIB dari masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Korban diketahui bernama Kamaludin (15), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Gapa Garu, Kecamatan Tadu Raya. Menurut keterangan warga, saat kejadian korban sedang berupaya menyeberangi sungai dengan menggunakan tali menuju area kebun untuk mengambil sebuah rakit. Namun nahas, saat berada di tengah sungai, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terseret derasnya arus air. Sabtu, (2/5/2026)

“Korban mencoba menyeberang dengan bantuan tali, tetapi arus sungai cukup kuat sehingga korban terseret,” ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Nagan Raya langsung bergerak cepat menuju lokasi dan menetapkan status siaga satu untuk penanganan darurat. Tim BPBD bersama masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan tim Search and Rescue (SAR) untuk memperluas pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar. Tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus sungai yang cukup deras serta kondisi medan yang cukup sulit.

Sementara itu, warga setempat menyebutkan bahwa korban bukan merupakan pekerja tetap di perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut. Namun, korban diketahui kerap ikut membantu aktivitas pelansiran kelapa sawit secara tidak tetap.

“Korban bukan pekerja tetap, hanya ikut-ikutan membantu pelansir kelapa sawit,” jelas warga lainnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kecelakaan di sungai yang terjadi akibat derasnya arus, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika mencoba menyeberang tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

BPBD Nagan Raya juga mengingatkan warga agar tidak mengambil risiko tinggi, terutama di wilayah rawan arus deras seperti Sungai Krueng Tadu. Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas.

Pihak keluarga korban hingga kini masih menunggu dengan harap-harap cemas di sekitar lokasi kejadian, berharap Kamaludin dapat segera ditemukan. Tim gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan.

Perkembangan lebih lanjut terkait proses pencarian akan terus diperbarui sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga:

BNPB Segera Bangun 609 Huntara untuk Pengungsi Beutong Ateuh Banggalang

RSUD Sultan Iskandar Muda Hadirkan Layanan Hemodialisis, Bupati TRK Pastikan Akses Kesehatan Warga Kian Mudah

Wakil Bupati Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2025

Pemberhentian Panglima Laut Lhok Pulo Picu Polemik, Nelayan Tuntut Keadilan Adat

Aceh

Penyerahan bendera secara simbolis dilakukan oleh Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nagan Raya, Taufik, S.H., kepada para camat di halaman Kantor Bupati Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (12/8/2026).

Headline

“Manajemen SPBU Wanarejan menegaskan bahwa operasional penyaluran BBM bersubsidi telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka membantah tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, serta meminta agar mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik dihormati. Apabila tidak ada tindak lanjut, pihak SPBU menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi nama baik perusahaan.”

Aceh

“Silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Partai Aceh dengan jajaran Kepolisian merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Nagan Raya. Sinergi yang terjalin hari ini diharapkan terus berlanjut demi terciptanya daerah yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Pj Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya, Samsuar, S.E. (Wan Malaya).

Aceh

“Keputusan Ketua DPP Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dalam menunjuk Tgk. Samsuar (Wan Malaya) sebagai Penjabat Ketua Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya harus kita hormati dan dukung bersama. Saya mengajak seluruh kader, simpatisan, serta elemen organisasi Partai Aceh untuk tetap solid, bersatu, dan memberikan ruang kepada beliau bekerja memperbaiki serta membangun Partai Aceh di Nagan Raya. Mari kita beri kepercayaan selama enam bulan ke depan, kemudian baru kita evaluasi kinerjanya. Jangan saling menyalahkan, karena bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” ujar Ali Hasyimi, mantan Panglima Wilayah KPA Kabupaten Nagan Raya.

Aceh

“Pengukuhan sembilan Pramuka Garuda menjadi tonggak sejarah baru bagi Gerakan Pramuka di Kabupaten Nagan Raya. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi para anggota muda yang diharapkan mampu menjadi teladan di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujar Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Nagan Raya, Raja Sayang, saat mengukuhkan sembilan Anggota Pramuka Garuda Kwarcab Nagan Raya Tahun 2026 di halaman SMKN 1 Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Minggu (2/8/2026).

Aceh

“Hari ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.” — Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, S.H., M.H.

Aceh

Bupati juga berharap Muscab VI mampu melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Nagan Raya. Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Nagan Raya, Ari Saputra, S.H., M.H., menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung pemerintahan Bupati TRK serta seluruh kebijakan pembangunan, termasuk mendorong masuknya investasi demi kemajuan daerah.

“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui gerakan Green Policing dan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap alam sebagai investasi bagi generasi yang akan datang. Sinergi antara Polri, pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Nagan Raya yang hijau, lestari, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.