Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPendidikanPolitik

Sekolah Rakyat Hadir di Nagan Raya, 270 Anak dari Berbagai Kecamatan Dapat Pendidikan Gratis

1934
×

Sekolah Rakyat Hadir di Nagan Raya, 270 Anak dari Berbagai Kecamatan Dapat Pendidikan Gratis

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda), Ir. H. Hizbulwatan, memimpin Rapat Pleno Penetapan Peserta Didik Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya Tahun Ajaran 2026/2027.

Rapat pleno tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia serta upaya memutus mata rantai kemiskinan” ujar Hizbulwatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi Pemkab Nagan Raya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan tahapan penjangkauan hingga verifikasi calon peserta didik Sekolah Rakyat.

Hizbulwatan menjelaskan, keberhasilan proses tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPS Kabupaten Nagan Raya, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah gampong yang terlibat langsung di lapangan.

“Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, tim berhasil melakukan penjangkauan terhadap 5.059 calon peserta didik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nagan Raya,” ungkap Plt. Sekda Hizbulwatan.

Dari jumlah tersebut lanjutnya, sebanyak 270 peserta didik dinyatakan memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.

“Terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA),” rincinya. 

“Hasil rapat pleno ini akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Nagan Raya,” tutup Hizbulwatan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir, S.E., M.M., Ak., menyampaikan bahwa peserta didik yang dinyatakan lolos verifikasi merupakan keterwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Nagan Raya.

Hal tersebut, kata Ali Munir, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan akses terhadap Program Sekolah Rakyat.

“Dalam proses penjangkauan, tim juga memberikan pemahaman kepada orang tua dan calon peserta didik terkait konsep Sekolah Rakyat sebagai sekolah berasrama,” katanya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan layanan pendidikan berbasis asrama yang menyediakan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, pembinaan karakter, serta kebutuhan dasar lainnya secara gratis bagi peserta didik.

Ali Munir turut menyampaikan apresiasi kepada para pendamping PKH yang telah bekerja maksimal dalam proses pendataan, verifikasi, hingga memberikan pemahaman kepada keluarga calon peserta didik.

“Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak untuk meningkatkan taraf hidup keluarga serta mewujudkan cita-cita mereka,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam memenuhi kuota calon peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.

Ia menyampaikan bahwa BPS turut melakukan pemantauan terhadap proses penjangkauan dan verifikasi lapangan serta melihat langsung komitmen para pendamping PKH dalam memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Nagan Raya dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat,” ujar Nuri Rosmika.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Majelis Pendidikan Daerah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Nagan Raya, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Baca Juga

Remaja 15 Tahun Terseret Arus Sungai Krueng Tadu di Nagan Raya, Pencarian Masih Berlangsung

Investasi Nagan Raya Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Investasi Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::