Scroll untuk baca berita
AcehHeadlinePeristiwa

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Kuta Blang Bireuen, Truk Kopdes Terbalik

2336
×

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Kuta Blang Bireuen, Truk Kopdes Terbalik

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,BIREUEN, ACEH  Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Paya Rangkulu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (14/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut melibatkan empat kendaraan, termasuk satu unit truk Kopdes yang mengalami kecelakaan hingga terbalik di badan jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Truk Kopdes diduga menabrak sebuah truk pengangkut sawit yang berada di depannya. Benturan tersebut kemudian menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan dua kendaraan lainnya, yakni Mitsubishi Xpander dan Toyota Ayla.

Akibat kerasnya benturan, truk Kopdes terguling dan melintang di badan jalan. Sementara kendaraan lain yang terlibat mengalami kerusakan pada sejumlah bagian.

Sejumlah pengemudi maupun penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Hingga informasi ini dihimpun, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, termasuk kronologi lengkap sebelum terjadinya tabrakan.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di ruas Jalan Medan–Banda Aceh mengalami gangguan. Pengendara yang melintas diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan, terutama saat kondisi jalan dan jarak pandang kurang optimal.

Baca Juga

LPG 3 Kg Bersubsidi di Aceh Barat dan Nagan Raya Diduga Tak Tepat Sasaran, Harga di Pangkalan Tembus Rp25 Ribu

DPRK Nagan Raya Ketok Palu Dua Qanun, RPJM dan Ketahanan Pangan

Wabup Nagan Raya Hadiri Silaturahmi dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji IKNR di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.