Scroll untuk baca berita
AcehNAGANRAYAPolitik

Wabup Nagan Raya Hadiri Silaturahmi dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji IKNR di Banda Aceh

1018
×

Wabup Nagan Raya Hadiri Silaturahmi dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji IKNR di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Banda Aceh – Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, menghadiri acara halal bihalal yang dirangkaikan dengan prosesi peusijuek atau tepung tawar bagi jamaah calon haji yang digelar oleh Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Mahkamah Syariah Aceh, Banda Aceh, Minggu.

Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Nagan Raya yang bermukim di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh rasa persaudaraan di tengah kehidupan perantauan. Selain sebagai ajang temu kekeluargaan pasca Hari Raya Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi bentuk doa dan dukungan kepada para jamaah calon haji yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Raja Sayang menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Nagan Raya yang tetap menjaga hubungan kekeluargaan meskipun berada jauh dari kampung halaman. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam wadah IKNR merupakan kekuatan sosial yang sangat berharga.

Ia menilai bahwa semangat persatuan yang ditunjukkan masyarakat Nagan Raya di Banda Aceh patut menjadi teladan, terutama bagi generasi muda. Kehadiran para tokoh masyarakat, para sesepuh, dan warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai kekeluargaan masih terpelihara dengan baik.

“Silaturahmi seperti ini menunjukkan bahwa masyarakat Nagan Raya memiliki solidaritas yang kuat. Para tokoh dan orang tua kita di perantauan telah memberikan contoh yang baik dalam menjaga persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Raja Sayang.

Wakil Bupati juga menyampaikan doa kepada para jamaah calon haji yang menjalani prosesi peusijuek agar senantiasa diberi kesehatan, kelancaran, dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji. Ia berharap seluruh jamaah dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Semoga seluruh calon jamaah haji yang diberangkatkan tahun ini diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah, menjadi haji yang mabrur, serta kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua IKNR Banda Aceh, Drs. H. Dermawan, M.M., mengatakan bahwa kegiatan halal bihalal dan peusijuek ini merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan antarsesama warga Nagan Raya di perantauan. Menurutnya, kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga nilai persaudaraan dan memperkuat ikatan emosional antarwarga.

Ia menambahkan bahwa IKNR Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Nagan Raya yang berada di luar daerah. Melalui berbagai kegiatan sosial dan kekeluargaan, IKNR ingin memastikan bahwa hubungan antarwarga tetap terjaga erat. Minggu, (19/4/2026)

“Kami ingin menjadikan IKNR sebagai rumah bersama bagi masyarakat Nagan Raya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Dengan kebersamaan, kita bisa saling mendukung dan menjaga hubungan kekeluargaan tetap harmonis,” ungkap Dermawan.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Momentum ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga mempertegas kuatnya rasa persaudaraan masyarakat Nagan Raya di perantauan dalam mendukung sesama, termasuk mendoakan calon jamaah haji agar sukses menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga:

RSUD Sultan Iskandar Muda Hadirkan Layanan Hemodialisis, Bupati TRK Pastikan Akses Kesehatan Warga Kian Mudah

Bupati TRK Tinjau Korban Kebakaran di Darul Makmur, Salurkan Bantuan Masa Panik

Bidhumas Polda Aceh Borong Dua Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026

Batalyon C Pelopor Fasilitasi Manasik Haji Nagan Raya, Jama’ah Antusias Ikuti Simulasi Wukuf

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”