Scroll untuk baca berita
Jawa TengahSemarang

Akhirussanah dan Pelepasan 45 Siswa Kelas IX SMP Hasanudin 3 Semarang Berlangsung Haru dan Penuh Makna

970
×

Akhirussanah dan Pelepasan 45 Siswa Kelas IX SMP Hasanudin 3 Semarang Berlangsung Haru dan Penuh Makna

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Semarang – Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan menyelimuti kegiatan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Hasanudin 3 Semarang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Senin (1/6/2026). Bertempat di lapangan semi outdoor sekolah, acara berlangsung meriah dengan dihadiri para orang tua siswa, komite sekolah, dewan guru, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 45 siswa kelas IX resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan mereka selama tiga tahun menimba ilmu sekaligus langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Acara diawali dengan kirab peserta akhirussanah yang berlangsung khidmat. Para siswa berjalan beriringan memasuki lokasi acara dengan mengenakan busana formal. Siswa putra tampil rapi mengenakan jas dan dasi, sementara siswa putri anggun dalam balutan kebaya. Kirab tersebut menjadi simbol berakhirnya masa studi mereka di SMP Hasanudin 3 Semarang dan disambut hangat oleh para orang tua yang tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka melangkah menuju masa depan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang dipersembahkan oleh siswa. Koor gabungan pengurus OSIS dan siswa kelas IX membawakan sejumlah lagu bertema perpisahan yang berhasil menyentuh perasaan para hadirin. Suasana semakin semarak dengan penampilan opera perpisahan yang digarap secara kreatif oleh siswa kelas VIII dan IX. Pertunjukan tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan.

Puncak suasana haru terjadi saat prosesi pembacaan puisi, menyanyi, dan sungkeman kepada orang tua. Para siswa bersimpuh di hadapan ayah dan ibu mereka sebagai bentuk penghormatan, ungkapan terima kasih, serta permohonan maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan. Tangis haru tak terbendung, baik dari para siswa maupun orang tua yang larut dalam suasana emosional tersebut.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih, pihak sekolah memberikan apresiasi kepada seluruh lulusan serta penghargaan khusus kepada siswa berprestasi. Penghargaan diberikan kepada siswa yang menunjukkan prestasi akademik terbaik dan tiga siswa berprestasi di bidang non-akademik. Pengakuan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kepala SMP Hasanudin 3 Semarang, Tri Widjiawati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan inspiratif kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tantangan dan kesempatan baru yang harus dihadapi dengan semangat dan optimisme.

“Saya berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terus belajar, dan tidak pernah berhenti bermimpi. Masa depan yang cerah hanya bisa diraih oleh mereka yang mau berusaha dan terus menuntut ilmu,” ujarnya.

Kegiatan akhirussanah dan pelepasan siswa ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Raut wajah haru bercampur bangga terlihat jelas dari para siswa, orang tua, maupun guru yang hadir. Bagi para lulusan, momen tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan kenangan berharga yang akan selalu tersimpan dalam perjalanan hidup mereka.

Pelepasan 45 siswa kelas IX SMP Hasanudin 3 Semarang menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus membuka lembaran baru menuju cita-cita dan masa depan yang lebih gemilang.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Kami meminta aparat penegak hukum segera mendalami dugaan penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi ini secara profesional dan transparan. Jika ditemukan unsur pidana, kami berharap proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Joker, perwakilan Media Hukum dan Kriminal wilayah Kabupaten Jepara

Daerah

“Bantuan revitalisasi SMP Islam Darurrohman Jondang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan anggaran hampir Rp500 juta, menjadi sorotan. Pekerjaan yang meliputi atap, jendela, dan lantai dinilai perlu diklarifikasi karena kondisi gedung sekolah telah berusia lebih dari 40 tahun. Pihak sekolah mengaku sebelumnya mengusulkan penanganan gedung yang dianggap menjadi prioritas, namun pekerjaan yang diarahkan justru mencakup tiga bagian tersebut. Selain itu, pelaksanaan proyek juga disorot terkait pengawasan dan penggunaan tenaga kerja dari luar desa. Tim media mendorong pihak dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis serta administrasi untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan ketentuan mekanisme

Daerah

“Sebanyak 49 unit kendaraan 4×4 jenis Cendrawasih telah kami distribusikan ke 49 titik KDKMP di Kabupaten Temanggung. Kendaraan ini diharapkan dapat memperkuat sarana operasional koperasi sekaligus mendukung berbagai kebutuhan di tingkat desa.”
— Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly.