Scroll untuk baca berita
ACEH BARATDaerahPolitik

Musda 2026 Kukuhkan Kepengurusan Baru, Energi Segar untuk Masa Depan Politik Aceh Barat

3907
×

Musda 2026 Kukuhkan Kepengurusan Baru, Energi Segar untuk Masa Depan Politik Aceh Barat

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK – ACEH BARAT Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Aceh Barat yang digelar pada Minggu, (15/2/2026), menjadi tonggak penting dalam perjalanan konsolidasi partai di wilayah tersebut. Agenda ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja partai untuk periode mendatang.

Baca Juga:

Forkab Aceh Barat Tegaskan Kepengurusan Resmi, Perusahaan Diminta Waspada Oknum Mengatasnamakan Organisasi

Melalui mekanisme penunjukan langsung yang mendapat restu dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dukungan dari Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, struktur kepengurusan inti resmi terbentuk. Hasil Musda menetapkan Siti Ramazan sebagai Ketua DPD PAN Aceh Barat. Sementara jabatan Sekretaris Umum dipercayakan kepada Arhammar Ridha, dan posisi Bendahara Umum diemban Muhammad Jusuf Darusman.

Terbentuknya kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghadirkan semangat pembaruan dalam tubuh partai, sekaligus memperkuat posisi PAN sebagai kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat. Kepemimpinan baru diharapkan mampu merumuskan program kerja yang lebih inovatif, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Aceh Barat saat ini.

Baca Juga:

PD IWO Aceh Barat Salurkan Bantuan Kepada Anggota yang Terdampak Banjir

Dalam pernyataannya, Ketua DPD terpilih menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Selain itu, peningkatan kualitas kader menjadi fokus utama agar partai memiliki sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta siap menghadapi dinamika politik ke depan.

Tidak hanya itu, program-program berbasis kebutuhan masyarakat akan menjadi perhatian serius. Pendekatan langsung kepada masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap partai, sekaligus memastikan aspirasi rakyat dapat diperjuangkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga:

Warga Nagan Raya Harapkan Gubernur Aceh Tuntaskan Konflik Perkebunan Sawit Sesuai Aturan HGU

Musda ini juga dipandang sebagai momentum kebangkitan semangat kolektif kader partai. Konsolidasi internal yang kuat diyakini menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang, baik dalam konteks daerah maupun nasional.

Dengan struktur kepengurusan yang telah terbentuk, PAN Aceh Barat optimistis dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Harapannya, kepemimpinan baru mampu menghadirkan perubahan positif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di berbagai sektor.

Baca Juga:

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rp48,6 Milyar Untuk 12 Kabupaten Propinsi Aceh , Di Nagan Raya Disorot, Diduga Tak Rampung Meski Kontrak Berakhir

Ke depan, PAN Aceh Barat menargetkan menjadi partai yang solid, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama perjuangan politiknya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”