Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Pernyataan Sikap Jajaran sagoe serta Ketua Tuha4 KPA . Dukungan Penuh Abu Said Isa Quraisy ( Abu Malaka) 

2936
×

Pernyataan Sikap Jajaran sagoe serta Ketua Tuha4 KPA . Dukungan Penuh Abu Said Isa Quraisy ( Abu Malaka) 

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, NAGAN RAYA — Dekalasi politik internal Partai Aceh (PA) di Kabupaten Nagan Raya kian menggema. Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan KPA Sagoe sewilayah Kabupaten Nagan Raya secara Tegas menyatakan mendukung Abu Said Isa Qura.S.Sos. ( Abu Malaka ) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya.

Pernyataan sikap yang berlangsung secara kekeluargaan dan penuh dengan sikap kekompakan yang disampaikan dalam sebuah pertemuan resmi yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Sagoe KPA Wilayah Nagan Raya.

Dukungan penuh juga mengalir dari seluruh jajaran pimpinan daerah pengurus KPA Sagoe di sejumlah wilayah Kabupaten Nagan Raya, yang membuktikan adanya kesatuan suara dari tingkat wilayah hingga akar rumput. Sikap resmi ini kemudian dituangkan dalam Surat Pernyataan Sikap yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem) di Banda Aceh.

Ketiadaan Politik Akomodatif terhadap Eks Kombatan Partai Aceh secara historis lahir dari rahim perjuangan bersenjata eks kombatan GAM.

Oleh karena itu, sosok pemimpin yang dibutuhkan haruslah figur yang memiliki sensitivitas ideologis yang kuat. KPA merepresentasikan politik yang akomodatif terhadap garis perjuangan tersebut. Selama ini dinilai gagal merangkul aspirasi dan menyatukan elemen eks kombatan serta Aneuk Syuhada (anak-anak syuhada) yang selama ini menjadi pilar utama serta mesin penggerak partai di tingkat bawah

Aspek infrastruktur partai juga menjadi sorotan tajam. berulang kali mengobral janji untuk mendirikan kantor sekretariat permanen bagi Partai Aceh di Nagan Raya. Namun ironisnya, hingga masa jabatannya berakhir, janji tersebut terbukti palsu. Kantor sekretariat PA justru Hal yang membuat kader meradang adalah status rumah tersebut disewakan kepada partai, sehingga setiap tahunnya anggaran partai tersedot hanya untuk membayar sewa ke kantong pribadi sang ketua.

KPA secara terbuka mengkritik minimnya transparansi dalam mekanisme pengelolaan dana partai selama ini Banyak kader di tingkat bawah hingga pengurus wilayah mempertanyakan keterbukaan arus kas dan alokasi anggaran, yang seharusnya dikelola secara kolektif-kolegial demi kepentingan besarnya partai, bukan secara tertutup.

Melalui surat resmi tersebut, keluarga besar KPA Wilayah Nagan Raya menegaskan diambil semata-mata demi menjaga stabilitas organisasi, keutuhan, dan loyalitas kader. Mereka khawatir, apabila pencalonan dipaksakan oleh pusat, hal itu justru akan memicu keretakan hubungan internal yang lebih dalam dan meruntuhkan militansi kader di tingkat akar rumput.

Besar harapan kami agar Mualem selaku Ketua Umum DPP Partai Aceh dapat mempertimbangkan aspirasi dari bawah ini dengan bijaksana demi kejayaan Partai Aceh ke depan, pernyataan sikap KPA Nagan Raya tersebut.

Baca Juga

HKI Giok Nagan Resmi Terbit, Pemkab Nagan Raya Apreasiasi Kanwil Kemenkum Aceh

Diduga Dipicu Sengketa Penyadapan Karet, Seorang Petani di Aceh Jaya Tewas Dibacok

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”