Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANNEWSBIDIK PANGANDARANPolitik

Desa Selasari Masuk 10 Besar Nasional, DPRD Pangandaran Sebut Kado Indah untuk Daerah

1890
×

Desa Selasari Masuk 10 Besar Nasional, DPRD Pangandaran Sebut Kado Indah untuk Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Pangandaran, Ai Nanan Handayani, bersama Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, menyampaikan rasa bangga atas prestasi Desa Selasari yang berhasil masuk 10 besar Desa Wisata terbaik nasional versi Kemenparekraf RI.Jumat, (19/9/2025) . Dok poto newsbidik.com/browibowo/red

NEWS BIDIK, PANGANDARAN – Anggota Komisi II DPRD Pangandaran, Ai Nanan Handayani, menyampaikan apresiasi mendalam atas terpilihnya Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, sebagai salah satu dari 10 desa wisata terbaik tingkat nasional.

baca juga

Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi hadiah istimewa bagi masyarakat Pangandaran. Ia menegaskan, pencapaian itu tak terlepas dari kerja keras pemerintah desa, sinergi dengan BUMDes, serta dukungan penuh masyarakat.

“Kami merasa sangat bangga. Desa wisata ini bisa berkembang karena adanya kolaborasi yang kuat, baik dengan Pemerintah Daerah maupun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud),” ujar Ai Nanan, Jumat (19/9/2025).

Politisi sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Desa Selasari itu menambahkan, prestasi tersebut sejalan dengan visi besar Pangandaran sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Prestasi ini harus diapresiasi. Dengan pencapaian ini, nama Pangandaran akan semakin dikenal secara nasional maupun internasional,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa penghargaan tersebut membawa dampak signifikan bagi masyarakat sekitar, mulai dari peningkatan perekonomian hingga bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara atau akrab disapa Ugas, turut mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil kebersamaan dan kerja keras seluruh pihak.

“Kami sangat bersyukur. Desa Selasari bisa sampai di titik ini berkat semangat masyarakat dalam menjaga potensi budaya, alam, dan kearifan lokal. Ini bukan semata hasil pemerintah desa, melainkan buah dari sinergi bersama,” ungkap Ugas.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Desa Selasari menempati peringkat 9 dalam ajang Wonderful Indonesia Awards Subbidang Destinasi. Desa ini bersanding dengan destinasi unggulan lain dari Sumatera Barat, DKI Jakarta, hingga Kepulauan Bangka Belitung.

baca juga

ROUND TABLE DISCUSSION: Polemik Penambahan KJA di Pangandaran, Jeje Wiradinata Tegas Menolak

Pencapaian ini meneguhkan posisi Desa Selasari sebagai salah satu ikon pariwisata Pangandaran sekaligus membawa optimisme baru bagi geliat wisata daerah.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”