Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitikWisata

DPRD Pangandaran Desak Usut Tuntas Kasus Tiket Wisata Palsu

4065
×

DPRD Pangandaran Desak Usut Tuntas Kasus Tiket Wisata Palsu

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, saat memimpin rapat kerja gabungan bersama SKPD, Inspektorat, dan Satgas Saber Pungli membahas dugaan kasus tiket wisata palsu di Pangandaran. Minggu, (14/9/25). Dok Poto newsbidik.com/RED

NEWS BIDIK, PANGANDARAN  Dugaan peredaran tiket wisata palsu di Pangandaran memantik perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran. Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus segera ditangani secara hukum.

baca juga

Desa Selasari Masuk 10 Besar Nasional, DPRD Pangandaran Sebut Kado Indah untuk Daerah

Pernyataan itu disampaikan Asep saat memimpin rapat kerja gabungan Komisi I dan II DPRD bersama Inspektorat, Satgas Saber Pungli, dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di Ruang TIC Pangandaran, beberapa waktu lalu.

“Kami mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Pangandaran, untuk menindaklanjuti kasus ini sampai tuntas. Penegakan hukum harus dilakukan secara cepat dan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Asep, Minggu (14/9/2025).

Selain meminta langkah hukum, DPRD juga menyoroti perlunya transparansi dalam pengelolaan retribusi pariwisata. Menurut Asep, keterbukaan data pendapatan dari sektor wisata menjadi kunci dalam mencegah praktik serupa terulang.

“Pendapatan pariwisata harus diumumkan secara terbuka. Bisa melalui media sosial, media massa, atau videotron, sehingga masyarakat bisa mengetahui secara langsung berapa pemasukan yang masuk setiap harinya,” ujarnya.

DPRD juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem retribusi wisata, termasuk perbaikan mekanisme pengawasan. Menurut Asep, pencegahan kebocoran harus dilakukan tidak hanya melalui sistem, tetapi juga lewat pembinaan sumber daya manusia.

“Pembinaan mental pegawai itu sangat penting. Inspektorat dapat bekerja sama dengan ulama, psikiater, atau pihak lain yang kompeten, agar aparatur yang bertugas memiliki integritas dan tidak mudah tergoda melakukan pelanggaran,” tambahnya.

Dengan langkah hukum yang tegas, transparansi pendapatan, serta pembenahan sistem dan pembinaan SDM, DPRD berharap kasus tiket palsu tidak hanya terselesaikan, tetapi juga tidak akan terulang di masa mendatang.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”