Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat

1420
×

Bupati TRK Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Bahas Batas Wilayah Nagan Raya–Aceh Barat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menerima kunjungan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam rangka pembahasan batas wilayah administrasi antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Jumat (8/5/2026).

Kunjungan itu menjadi bagian penting dalam menyerap aspirasi pemerintah daerah guna menyelesaikan persoalan batas wilayah administrasi yang selama ini menjadi perhatian bersama antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat.

Pada kesempatan itu, Bupati TR Keumangan atau yang akrab disapa TRK menekankan pentingnya penyelesaian batas wilayah administrasi secara tepat, sesuai regulasi dan didukung data yang akurat guna menciptakan kepastian hukum serta menghindari potensi persoalan di kemudian hari.

“Seharusnya batas wilayah yang sudah ada dalam kesepakatan mungkin bisa disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Akan tetapi, batas yang belum, dapat mengikuti batas desa terluar, baik di Kabupaten Nagan Raya maupun Aceh Barat,” ujar TRK.

Menurutnya, koordinasi lintas lembaga sangat penting agar proses penyelesaian dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima semua pihak.

“Saya berharap semua pihak dapat objektif dalam menyelesaikan batas wilayah administrasi sesuai regulasi dan data yang akurat,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRA, Ir. H. Azhar Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyelesaian batas wilayah administrasi memerlukan kesabaran karena harus melalui beberapa tahapan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa salah satu langkah penyelesaian adalah dengan mengumpulkan data pendukung dan duduk bersama untuk mengkaji ulang persoalan yang dihadapi kedua kabupaten bertetangga tersebut.

“Setelah lengkap data, kami akan menyurati Pemerintah Aceh dan Kementerian Dalam Negeri untuk diadakan rapat kembali,” kata Azhar.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong proses fasilitasi dan komunikasi antar daerah agar persoalan batas administrasi dapat segera menemukan titik terang melalui mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.

“DPR Aceh melalui Komisi I menyatakan kesiapan membentuk tim terkait data-data batas wilayah yang dimiliki oleh Pemkab Nagan Raya dan Pemkab Aceh Barat,” ungkapnya.

Azhar berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh, DPR Aceh, serta pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah secara damai, terukur, dan dapat diterima semua pihak.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, menyatakan pihaknya melalui Komisi I DPRK Nagan Raya meminta difasilitasi pertemuan antara Pemkab Nagan Raya dan Pemkab Aceh Barat guna membahas penyelesaian batas wilayah administrasi secara bersama.

“Melalui pertemuan kedua belah pihak, penyelesaian batas wilayah dapat dibahas bersama sehingga tidak terjadi polemik di kemudian hari,” jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua beserta Anggota Komisi I DPRK Nagan Raya, Asisten Pemerintahan dan Kaisra, sejumlah kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Partai Aceh dengan jajaran Kepolisian merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Nagan Raya. Sinergi yang terjalin hari ini diharapkan terus berlanjut demi terciptanya daerah yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Pj Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya, Samsuar, S.E. (Wan Malaya).

Aceh

“Keputusan Ketua DPP Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dalam menunjuk Tgk. Samsuar (Wan Malaya) sebagai Penjabat Ketua Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya harus kita hormati dan dukung bersama. Saya mengajak seluruh kader, simpatisan, serta elemen organisasi Partai Aceh untuk tetap solid, bersatu, dan memberikan ruang kepada beliau bekerja memperbaiki serta membangun Partai Aceh di Nagan Raya. Mari kita beri kepercayaan selama enam bulan ke depan, kemudian baru kita evaluasi kinerjanya. Jangan saling menyalahkan, karena bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” ujar Ali Hasyimi, mantan Panglima Wilayah KPA Kabupaten Nagan Raya.

Aceh

“Pengukuhan sembilan Pramuka Garuda menjadi tonggak sejarah baru bagi Gerakan Pramuka di Kabupaten Nagan Raya. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi para anggota muda yang diharapkan mampu menjadi teladan di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujar Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Nagan Raya, Raja Sayang, saat mengukuhkan sembilan Anggota Pramuka Garuda Kwarcab Nagan Raya Tahun 2026 di halaman SMKN 1 Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Minggu (2/8/2026).

Aceh

“Hari ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan sosial melalui pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.” — Bupati Nagan Raya, Dr. TR Keumangan, S.H., M.H.

Aceh

Bupati juga berharap Muscab VI mampu melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Nagan Raya. Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Nagan Raya, Ari Saputra, S.H., M.H., menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung pemerintahan Bupati TRK serta seluruh kebijakan pembangunan, termasuk mendorong masuknya investasi demi kemajuan daerah.

“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui gerakan Green Policing dan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap alam sebagai investasi bagi generasi yang akan datang. Sinergi antara Polri, pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Nagan Raya yang hijau, lestari, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.