Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitik

DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir

1989
×

DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, PANGANDARAN . Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk mengakselerasi program penanaman pohon kelapa, khususnya di kawasan pesisir. Upaya ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan potensi industri kelapa dari hulu hingga hilir, sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, mengusulkan pembentukan kawasan perkebunan kelapa terpadu yang dikelola secara terencana. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber bahan baku industri, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi destinasi wisata tematik yang memiliki daya saing internasional, seperti yang telah diterapkan di sejumlah wilayah Thailand.

Ketua DPRD Pangandaran Tekankan Komitmen Perjuangan Dana Bagi Hasil di Milangkala Desa Pangandaran

Asep menilai program peremajaan dan penanaman kelapa secara masif tidak membutuhkan anggaran besar. Ketersediaan bibit kelapa dinilai mencukupi, sehingga faktor penentunya terletak pada komitmen dan kemauan politik pemerintah daerah. “Potensi pemanfaatan pohon kelapa sangat luas, mulai dari buah, daun, hingga janur yang bisa diolah menjadi beragam produk bernilai ekonomi,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Polri-Bulog Gelar Operasi Pangan Murah, Warga Jakarta Serbu Lokasi Penjualan

Ia mencontohkan, janur kelapa asal Pangandaran saat ini telah dipasok ke Bali untuk memenuhi kebutuhan upacara adat. Namun, kualitas dan kontinuitas pasokan masih perlu ditingkatkan melalui peran aktif pemerintah daerah agar memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi masyarakat lokal.

Untuk itu, Asep menekankan pentingnya penyusunan peta jalan (roadmap) penanaman kelapa secara terintegrasi dan berkelanjutan. Ia menilai, ketergantungan pada bantuan bibit dari program Corporate Social Responsibility (CSR) semata tidak cukup tanpa perencanaan yang jelas dan terukur sebagai wujud keseriusan Pemkab.

Ketua DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Tim Terpadu Reforma Agraria di Cimerak

Saat ini, permintaan kelapa di Pangandaran terbilang tinggi, terutama dari industri pengolahan berskala besar seperti PT Pecu. Namun, terbatasnya produksi lokal memaksa pelaku industri mendatangkan pasokan dari luar daerah. “Akibatnya, pasar Pangandaran justru dipenuhi kelapa dari daerah lain, padahal potensi lokal kita sangat besar dan belum tergarap optimal,” pungkas Asep.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bupati juga berharap Muscab VI mampu melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Nagan Raya. Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Nagan Raya, Ari Saputra, S.H., M.H., menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung pemerintahan Bupati TRK serta seluruh kebijakan pembangunan, termasuk mendorong masuknya investasi demi kemajuan daerah.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).