Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitik

DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir

1928
×

DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, PANGANDARAN . Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk mengakselerasi program penanaman pohon kelapa, khususnya di kawasan pesisir. Upaya ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan potensi industri kelapa dari hulu hingga hilir, sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, mengusulkan pembentukan kawasan perkebunan kelapa terpadu yang dikelola secara terencana. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber bahan baku industri, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi destinasi wisata tematik yang memiliki daya saing internasional, seperti yang telah diterapkan di sejumlah wilayah Thailand.

Ketua DPRD Pangandaran Tekankan Komitmen Perjuangan Dana Bagi Hasil di Milangkala Desa Pangandaran

Asep menilai program peremajaan dan penanaman kelapa secara masif tidak membutuhkan anggaran besar. Ketersediaan bibit kelapa dinilai mencukupi, sehingga faktor penentunya terletak pada komitmen dan kemauan politik pemerintah daerah. “Potensi pemanfaatan pohon kelapa sangat luas, mulai dari buah, daun, hingga janur yang bisa diolah menjadi beragam produk bernilai ekonomi,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Polri-Bulog Gelar Operasi Pangan Murah, Warga Jakarta Serbu Lokasi Penjualan

Ia mencontohkan, janur kelapa asal Pangandaran saat ini telah dipasok ke Bali untuk memenuhi kebutuhan upacara adat. Namun, kualitas dan kontinuitas pasokan masih perlu ditingkatkan melalui peran aktif pemerintah daerah agar memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi masyarakat lokal.

Untuk itu, Asep menekankan pentingnya penyusunan peta jalan (roadmap) penanaman kelapa secara terintegrasi dan berkelanjutan. Ia menilai, ketergantungan pada bantuan bibit dari program Corporate Social Responsibility (CSR) semata tidak cukup tanpa perencanaan yang jelas dan terukur sebagai wujud keseriusan Pemkab.

Ketua DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Tim Terpadu Reforma Agraria di Cimerak

Saat ini, permintaan kelapa di Pangandaran terbilang tinggi, terutama dari industri pengolahan berskala besar seperti PT Pecu. Namun, terbatasnya produksi lokal memaksa pelaku industri mendatangkan pasokan dari luar daerah. “Akibatnya, pasar Pangandaran justru dipenuhi kelapa dari daerah lain, padahal potensi lokal kita sangat besar dan belum tergarap optimal,” pungkas Asep.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”