Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

590
×

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Gunungkidul – Dunia pendidikan kembali diguncang peristiwa memilukan. Seorang siswa SMP Negeri 2 Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, diduga menjadi korban penganiayaan berat yang berujung pada kematian. Korban diketahui bernama Fajar Syaputra (14), warga Melikan RT 01 RW 12, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 7 Mei 2025. Terduga pelaku berinisial RHL, siswa kelas 8C yang merupakan warga Padukuhan Candi, Kelurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari.

Ibu korban, Yeni, saat ditemui awak media pada Jumat (16/5/2025), mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya tidak terima anak saya satu-satunya dianiaya sampai meninggal,” ucapnya sambil menangis tersedu.

“Anak saya itu orangnya tenang, pendiam, dan tidak neko-neko,” tambahnya.

Dari keterangan salah satu saksi, Rido, yang merupakan teman dekat korban, dugaan penganiayaan tersebut sudah direncanakan. Ia mengaku turut mengantar korban ke lokasi kejadian.

“Saya yang mengantar Fajar ke lokasi. Di sana sudah ada beberapa teman RHL yang berkumpul. Bahkan ada yang merekam kejadian itu dengan video,” ungkap Rido.

Rido juga menyebut bahwa RHL memukul kepala Fajar, menendang ulu hatinya menggunakan lutut, hingga menendang bagian kemaluan korban secara brutal. Fajar pun tersungkur dan mengerang kesakitan.

Akibat luka serius yang dialami, korban sempat dilarikan ke RSUD Bagas Waras, Klaten. Namun, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami kerusakan pada organ liver dan ginjal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat dan menambah deretan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan yang perlu segera ditangani secara serius.

 

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

“Mediasi sengketa investasi antara investor Mister H dan PT Bumi Ternak Pintar (BTP) belum menghasilkan kesepakatan. Investor memberikan tenggat waktu tiga hari kepada pihak terkait untuk memenuhi kewajiban pembayaran sesuai perjanjian investasi. Apabila tidak tercapai penyelesaian, langkah hukum disebut akan menjadi opsi lanjutan. Perkembangan kasus ini turut menjadi perhatian publik karena menyangkut aspek legalitas, kepastian investasi, dan profesionalitas pihak-pihak yang terlibat.”

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.