Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

617
×

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Gunungkidul – Dunia pendidikan kembali diguncang peristiwa memilukan. Seorang siswa SMP Negeri 2 Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, diduga menjadi korban penganiayaan berat yang berujung pada kematian. Korban diketahui bernama Fajar Syaputra (14), warga Melikan RT 01 RW 12, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 7 Mei 2025. Terduga pelaku berinisial RHL, siswa kelas 8C yang merupakan warga Padukuhan Candi, Kelurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari.

Ibu korban, Yeni, saat ditemui awak media pada Jumat (16/5/2025), mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya tidak terima anak saya satu-satunya dianiaya sampai meninggal,” ucapnya sambil menangis tersedu.

“Anak saya itu orangnya tenang, pendiam, dan tidak neko-neko,” tambahnya.

Dari keterangan salah satu saksi, Rido, yang merupakan teman dekat korban, dugaan penganiayaan tersebut sudah direncanakan. Ia mengaku turut mengantar korban ke lokasi kejadian.

“Saya yang mengantar Fajar ke lokasi. Di sana sudah ada beberapa teman RHL yang berkumpul. Bahkan ada yang merekam kejadian itu dengan video,” ungkap Rido.

Rido juga menyebut bahwa RHL memukul kepala Fajar, menendang ulu hatinya menggunakan lutut, hingga menendang bagian kemaluan korban secara brutal. Fajar pun tersungkur dan mengerang kesakitan.

Akibat luka serius yang dialami, korban sempat dilarikan ke RSUD Bagas Waras, Klaten. Namun, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami kerusakan pada organ liver dan ginjal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat dan menambah deretan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan yang perlu segera ditangani secara serius.

 

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Socfindo Seunagan yang telah menunjukkan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak penyandang disabilitas di Nagan Raya,” ujar Ali Efendi, Ketua PPDI Kabupaten Nagan Raya.

Headline

“Manajemen SPBU Wanarejan menegaskan bahwa operasional penyaluran BBM bersubsidi telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka membantah tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, serta meminta agar mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik dihormati. Apabila tidak ada tindak lanjut, pihak SPBU menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi nama baik perusahaan.”