Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

560
×

Tragis! Siswa SMP N 2 Gedangsari Diduga Jadi Korban Pembunuhan Berencana oleh Teman Sekolah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Gunungkidul – Dunia pendidikan kembali diguncang peristiwa memilukan. Seorang siswa SMP Negeri 2 Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, diduga menjadi korban penganiayaan berat yang berujung pada kematian. Korban diketahui bernama Fajar Syaputra (14), warga Melikan RT 01 RW 12, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 7 Mei 2025. Terduga pelaku berinisial RHL, siswa kelas 8C yang merupakan warga Padukuhan Candi, Kelurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari.

Ibu korban, Yeni, saat ditemui awak media pada Jumat (16/5/2025), mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya tidak terima anak saya satu-satunya dianiaya sampai meninggal,” ucapnya sambil menangis tersedu.

“Anak saya itu orangnya tenang, pendiam, dan tidak neko-neko,” tambahnya.

Dari keterangan salah satu saksi, Rido, yang merupakan teman dekat korban, dugaan penganiayaan tersebut sudah direncanakan. Ia mengaku turut mengantar korban ke lokasi kejadian.

“Saya yang mengantar Fajar ke lokasi. Di sana sudah ada beberapa teman RHL yang berkumpul. Bahkan ada yang merekam kejadian itu dengan video,” ungkap Rido.

Rido juga menyebut bahwa RHL memukul kepala Fajar, menendang ulu hatinya menggunakan lutut, hingga menendang bagian kemaluan korban secara brutal. Fajar pun tersungkur dan mengerang kesakitan.

Akibat luka serius yang dialami, korban sempat dilarikan ke RSUD Bagas Waras, Klaten. Namun, nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami kerusakan pada organ liver dan ginjal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat dan menambah deretan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan yang perlu segera ditangani secara serius.

 

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”