Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Rapat sekaligus halal bihalal Perwapus PSHT .Persaudaraan Setia Hati Terate, Punjer Madiun Kota Semarang, Jawa Tengah.

404
×

Rapat sekaligus halal bihalal Perwapus PSHT .Persaudaraan Setia Hati Terate, Punjer Madiun Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//SEMARANG – Dalam Acara Rapat dan Halal Bihalal, Panitia Pengurus Perwapus Jawa Tengah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Perwakilan Pusat (Perwapus) wilayah Jateng dan DIY melaksanakan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2025, bertempat di Gedung Darma Wanita Jl. Menteri Supeno No.2B, Mugassari, Kec. Semarang Kota Semarang, Jawa Tengah. Minggu (27/04/25).

Hadir dalam acara Halal Bihalal dan Sekaligus Rakerwil tersebut antara lain utusan Dewan Pusat Kangmas Andreas Eka Sakti Yudiawan,S.E, Ketua Perwapus Jawa Tengah Kangmas AKBP Sapto Yohanes, Berikut Tamu undangan Gubernur Jawa Tengah diwakili Kepala Kesbangpol Propinsi Jawa Tengah, Haerudin, S.H., M.H. hadir Juga Owner bank arto moro, Abellando Biyakto Putra PT. BPR, dan Ketua Cabang serta Ketua Dewan Cabang yang berada di wilayah Jateng DIY.

Berlangsung Acara pembukaan yang dipandu MC Fauzum Selaku Bendahara Perwapus Jawa Tengah, Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya lanjut Mars Persaudaraan Setia Hati Terate. dalam Pembukaan Acara Rapat Doa Dipimpin Kang Mas Haji Buntas Yulianto.

Rapat sekaligus halal bihalal Perwapus PSHT se-cabang Jateng di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 27 April 2025, akan menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi bagi pengurus dan anggota PSHT dari seluruh cabang di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk memperkuat tali persaudaraan dan membahas program kerja ke depan.

Acara Rapat dan Halal Bihalal yang dihadiri 32 cabang tersebut di tutup dengan Acara Rapat yang membahas hari dan tanggal bulan Suro untuk pengesahan calon warga PSHT ( Punjer Madiun ) di Kota Semarang, Jawa Tengah, perlu mempertimbangkan tanggal 1 Muharram, yang merupakan awal bulan Suro dalam kalender Hijriah, dan juga tanggal spesifik dalam penanggalan Jawa yang dianggap paling baik untuk acara tersebut. Rapat ini juga harus membahas lokasi, persiapan, dan anggaran yang diperlukan untuk acara pengesahan.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dibahas dalam rapat tersebut.

Dalam Acara Rapat Pembahasan Pengesahan Calon Warga Psht Punjer Madiun, di pimpin Langsung Dewan Pusat Kang mas Andreas Eka Sakti Yudiawan,S.E,. Kang mas AKBP Sapto Yohanes, S,H. M.H. Kang Mas Wishnu Anggoro, S.Pd.,M.Si Sekertaris Perwapus Jateng.

Menentukan tanggal pengesahan Tanggal pengesahan harus disesuaikan dengan tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2025. mempertimbangkan tanggal spesifik dalam penanggalan Jawa yang dianggap baik untuk acara tersebut.

Rapat Penutup Berlangsung Berjalan Lancar Aman dan membuahkan Hasil Sesuai Ketua Cabang PSHT Punjer Madiun Se-jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”