Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARAN

Polres Pangandaran Dampingi Penanaman Jagung Hibrida dan Pepaya California di Desa Karangbenda

516
×

Polres Pangandaran Dampingi Penanaman Jagung Hibrida dan Pepaya California di Desa Karangbenda

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Pangandaran – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional 2025, BUMDes Tunas Harapan Desa Karangbenda menggelar kegiatan penanaman massal jagung hibrida dan pepaya California tahap pertama. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa pagi, 29 April 2025, di lahan seluas satu hektare yang berlokasi di Dusun Bojongmalang RT 02 RW 08, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., turut hadir dan memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanaman massal ini merupakan bentuk nyata dukungan Kepolisian terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Penanaman ini bukan hanya untuk meningkatkan produksi pangan lokal, tapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta pelayanan publik,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat penting, di antaranya Kapolsek Parigi AKP Ade Suherman, perwakilan Kecamatan Parigi Ferry, Kepala Desa Karangbenda Kasih Senjaya, S.Tp., Kanit Binmas Polsek Parigi Aiptu Mudin, Bhabinkamtibmas Desa Karangbenda Bripda Iqbal Maulana Ruhiyat, Ketua BPD Desa Karangbenda Dede Juhana, Ketua BUMDes Uyan Supyan, Ketua Karangtaruna Tunas Mekar Ugan Sugandi, serta kelompok wanita tani dari Dusun Bojongmalang.

Jagung hibrida yang ditanam merupakan varietas unggul dengan produktivitas tinggi dan ketahanan terhadap hama. Sementara itu, pepaya California dipilih karena keunggulannya dalam rasa manis dan kemudahan saat panen. Diharapkan, hasil panen dari lahan seluas satu hektare ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan pangan masyarakat setempat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan lancar tanpa hambatan berarti. Kapolres Mujianto berharap program ketahanan pangan ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh kolaborasi strategis antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik