Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Dayah Ruhul Qur’ani Borong Delapan Penghargaan Robotik Tingkat Nasional

486
×

Dayah Ruhul Qur’ani Borong Delapan Penghargaan Robotik Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,MEULABOH – Tim Robotik Santri Dayah Ruhul Qur’ani (RQ) berhasil memborong delapan penghargaan pada ajang TGD Robotic Expo and Exhibition yang digelar di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Triguna Dharma Medan. Pada keikutsertaan perdananya di kompetisi tingkat nasional, tim robotik Dayah Ruhul Qur’ani sukses bersaing dan mengungguli peserta dari 42 sekolah di Indonesia.

Tim yang didampingi sekaligus dilatih Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom. M.Cs dan didampingi oleh Lisa Haslinda sebagai tersebut terdiri atas Reza Fahlevi dan M. Ihsan Yazid (RQBOT 1 MA), Munifah Durratun Nashihah dan Feby Putrie Abiya (RQBOT 2 MA), Teuku Arif Wijaya dan M. Ghufran Ziyan (RQBOT 1 MTs), serta Adilia Muyassarah dan Cut Ulya Wildatul (RQBOT 2 MTs). Seluruh peserta merupakan santri Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Dayah Ruhul Qur’ani.

Adapun delapan penghargaan yang diraih meliputi Best Innovations Robot Soccer dan Best Performance Robot Sumo oleh Tim RQBOT 1 MA. Tim RQBOT 2 MA meraih Best Striker Robot Sumo dan Fighting Spirit Award Robot Sumo. Selanjutnya, Tim RQBOT 1 MTs berhasil memperoleh Best Innovations Robot Soccer dan Fighting Spirit Award Robot Sumo, sedangkan Tim RQBOT 2 MTs meraih Best Goalkeeper Robot Soccer dan Best Striker Robot Sumo.

Pelatih sekaligus Pendamping tim robotik, Teuku Raden mengatakan prestasi tersebut merupakan buah dari latihan yang konsisten, semangat belajar para santri, serta kerja sama yang baik di dalam tim.

Menurutnya, meskipun baru pertama kali mengikuti kompetisi tingkat nasional, para santri mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan tampil percaya diri menghadapi peserta dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, keikutsertaan perdana ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan Potensi Santri (LPP) Dayah Ruhul Qur’ani, Heri Masrizal,S.H., M.H. mengapresiasi para santri dan pembina yang telah mengharumkan nama Dayah pada ajang nasional tersebut.

Ia menilai prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen seluruh tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

“Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras dan kesungguhan akan menghasilkan capaian yang membanggakan. Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas dan melahirkan prestasi-prestasi lainnya,” kata Heri.

Di tempat terpisah Pimpinan Dayah Ruhul Qur’ani, Ust. Kamil Syafruddin, Lc., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menegaskan komitmen lembaga untuk terus mendukung pengembangan potensi santri di bidang sains dan teknologi.

Menurutnya, pendidikan pesantren harus mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Dayah Ruhul Qur’ani. Insya Allah, kami akan terus berkomitmen mendukung pembinaan robotika dan berbagai bidang keilmuan lainnya agar semakin banyak santri yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak yang menjadi fondasi pendidikandi dayah,” tandasnya.

Baca Juga

Ratusan Emak-Emak Meriahkan HUT Ke-24 Nagan Raya Lewat Lomba Pembuatan Kue Karah Tradisional Aceh

Bupati TRK Lepas Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya, Libatkan 1.042 Peserta dari Delapan SMP

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita Unggulan:
“Empat medali emas menjadi modal awal bagi Kontingen Jepara untuk terus melaju di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dengan semangat juang, kerja keras, dan kekompakan seluruh atlet, pelatih, serta ofisial, Jepara optimistis mengejar target 50 medali emas dan menembus empat besar.”

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”