Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK JEPARAOlahraga

Pecah Telur di Porprov Jateng 2026! Sepak Takraw Jepara Kawinkan Dua Emas, Putri Jadi Pembuka

1588
×

Pecah Telur di Porprov Jateng 2026! Sepak Takraw Jepara Kawinkan Dua Emas, Putri Jadi Pembuka

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, DEMAK – Kontingen Kabupaten Jepara akhirnya memecahkan kebuntuan perolehan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya. Cabang olahraga (cabor) sepak takraw tampil gemilang dengan mempersembahkan dua medali emas sekaligus melalui nomor tim regu putri dan putra, Selasa (20/10/2026) malam.

Bertanding di GOR Sunan Kalijaga, Demak, kedua tim sepak takraw Jepara sukses menaklukkan kontingen Kendal dalam laga final yang berlangsung sengit. Tim putri lebih dahulu memastikan kemenangan dengan skor dua set langsung, sebelum disusul tim putra yang harus berjuang hingga regu penentuan untuk mengamankan kemenangan 2-1.

Dua medali emas tersebut menjadi pencapaian penting bagi kontingen berjuluk Kota Ukir itu. Keberhasilan ini sekaligus menjadi suntikan motivasi bagi atlet Jepara untuk melanjutkan perjuangan dan menambah pundi-pundi medali pada pertandingan berikutnya.

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jepara sekaligus Ketua Kontingen Porprov Jepara, Ary Bachtiar, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para atlet yang mampu mempersembahkan hasil terbaik.

Ia mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Jepara di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Ary juga optimistis peluang meraih medali emas tambahan masih terbuka.

“Terima kasih kepada para atlet, pelatih, dan ofisial. Kita tuntaskan dengan emas berikutnya,” tegas Ary.

Tim Putri Tampil Dominan, Amankan Emas Pertama

Tim sepak takraw putri Jepara menjadi pembuka jalan bagi kontingen untuk meraih medali emas. Menghadapi Kendal di partai final, para atlet putri tampil solid dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Pada regu pertama, Jepara berhasil mengamankan kemenangan dua set langsung dengan skor 15-10 dan 15-11. Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi regu kedua.

Penampilan impresif kembali diperlihatkan pada regu berikutnya. Jepara tampil dominan dan menutup set pertama dengan kemenangan telak 15-1. Konsistensi permainan tetap terjaga hingga set kedua yang berakhir dengan skor 15-7.

Kemenangan dua regu tanpa balas memastikan emas pertama bagi Jepara sekaligus mengakhiri penantian kontingen Kota Ukir untuk membuka perolehan medali emas Porprov tahun ini.

Pelatih sepak takraw Jepara, Suko Hartono, berharap keberhasilan tersebut menjadi awal dari pencapaian lebih besar, baik bagi tim sepak takraw maupun cabang olahraga lainnya.

“Semoga emas berikutnya bisa diraih pada nomor pertandingan lainnya dan diikuti cabor lain,” ujarnya.

Tim Putra Menang Dramatis, Kendal Dipaksa Menyerah 2-1

Kesuksesan tim putri kemudian dilanjutkan oleh tim putra Jepara. Namun, perjuangan untuk meraih emas kedua tidak berlangsung mudah karena Kendal memberikan perlawanan ketat hingga regu terakhir.

Jepara membuka pertandingan dengan hasil positif setelah memenangi regu pertama melalui pertarungan dua set yang berakhir dengan skor 15-11 dan 17-16.

Kendal tidak tinggal diam. Tim lawan mampu bangkit pada regu kedua dan merebut kemenangan dua set langsung dengan skor identik 15-13, sehingga kedudukan kembali imbang dan pertandingan harus ditentukan melalui regu ketiga.

Dalam situasi krusial tersebut, tim putra Jepara mampu menjaga fokus dan kembali menunjukkan permainan solid. Mereka berhasil mengamankan dua set penentuan dengan skor 15-11 dan 15-10.

Kemenangan 2-1 memastikan medali emas kedua bagi Jepara. Hasil tersebut sekaligus melengkapi keberhasilan tim putri dan menjadikan sepak takraw sebagai salah satu cabang olahraga andalan kontingen Kota Ukir dalam perburuan prestasi di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Dua Emas Jadi Pelecut Semangat Kontingen Jepara

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara, Miftah Arifin, menyambut positif keberhasilan sepak takraw menyumbangkan dua medali emas. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal berharga untuk meningkatkan motivasi atlet dari cabang olahraga lainnya.

“Alhamdulillah, awal yang bagus dengan capaian emas. Ini membawa semangat untuk cabor lain. Sepak takraw juga diharapkan bisa mendulang emas lagi pada nomor pertandingan berikutnya,” kata Miftah.

Dua emas yang diraih sepak takraw menjadi langkah awal bagi Jepara untuk bersaing lebih kompetitif dalam klasemen perolehan medali Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dengan sejumlah nomor pertandingan yang masih berlangsung, kesempatan menambah koleksi medali tetap terbuka.

KONI Jepara berharap semangat juang dan keberhasilan yang ditunjukkan para atlet sepak takraw dapat menular kepada seluruh kontingen. Dukungan, persiapan, dan konsistensi penampilan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik.

Keberhasilan mengawinkan emas putri dan putra pun menjadi awal manis bagi Jepara di Semarang Raya. Kini, kontingen Kota Ukir diharapkan mampu menjaga momentum kemenangan tersebut untuk terus memburu medali dan mengharumkan nama daerah di panggung olahraga Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”