Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPendidikan

Perkuat Karakter dan Nasionalisme, Batalyon C Pelopor Latih 230 Santri Dayah Terpadu Nurul Ikhwah

766
×

Perkuat Karakter dan Nasionalisme, Batalyon C Pelopor Latih 230 Santri Dayah Terpadu Nurul Ikhwah

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Nagan Raya – Sebanyak 230 santri Dayah Terpadu Nurul Ikhwah yang terdiri dari siswa SMP IT dan SMA IT mengikuti kegiatan Leadership and National Character Camp 2026 dengan mengusung tema “Santri Cinta NKRI” di Mako Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 25 hingga 26 Juli 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, memperkuat karakter kebangsaan, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kedisiplinan di kalangan para santri. Selasa, (28/7/2026)

Kedatangan para santri beserta dewan guru disambut langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, Kompol Usman, S.E., M.M., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Batalyon C Pelopor serta para Komandan Kompi.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang dikemas secara edukatif dan interaktif. Di antaranya outbound, pengenalan alat khusus (Alsus) dan kendaraan taktis Brimob, materi wawasan kebangsaan, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pentas seni, hingga olahraga bersama. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat antusiasme tinggi dari para santri yang mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat.

Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Usman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

“Kami berharap melalui kegiatan Leadership and National Character Camp ini, para santri tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin mencintai NKRI, memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta mampu menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan,” ujar Kompol Usman.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penutupan yang berlangsung khidmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Usman, S.E., M.M. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai disiplin, nasionalisme, dan kebersamaan yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, pimpinan Madrasah Dayah Terpadu Nurul Ikhwah, Ustadz H. Adifal Susanto,M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Satuan Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor atas sambutan hangat, materi yang bermanfaat, serta dedikasi seluruh personel dalam membimbing para santri selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel Polri, khususnya Satuan Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para santri dalam membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Kepala Madrasah.

Melalui kegiatan Leadership and National Character Camp 2026 ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan Polri terus terjalin dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, religius, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Zahari ZEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”