Scroll untuk baca berita
Bisnis & FinansialDaerahSemarang

Langkah Strategis SUMU Kabupaten Semarang: Kopdar Perdana Jadi Titik Awal Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

823
×

Langkah Strategis SUMU Kabupaten Semarang: Kopdar Perdana Jadi Titik Awal Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Semarang,- Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Semarang resmi menggelar kopi darat (kopdar) perdana yang menjadi tonggak awal pembentukan jaringan pengusaha Muhammadiyah di daerah tersebut. Bertempat di Angkringan Kebon Ombo milik Pak Sudarmanto, salah satu anggota SUMU, pertemuan ini menjadi titik mula konsolidasi dan kolaborasi antar pelaku usaha di bawah naungan Muhammadiyah. Senen, (28/4/2025).

Acara inisiasi ini digagas oleh Masayuki Ferrari selaku Koordinator Pendaftaran Calon Anggota SUMU Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya, Masayuki mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi besar para pengusaha lokal Muhammadiyah dalam menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan.

“Dengan dukungan dari SUMU Pusat serta semangat kebersamaan, kami optimistis perjalanan SUMU di Kabupaten Semarang akan terarah dan berdampak nyata,” ujar Masayuki.

 

Dalam kesempatan tersebut, dibentuk Tim Penggerak yang beranggotakan tujuh orang untuk menginisiasi program kerja serta memperkuat fondasi organisasi di tingkat daerah. Salah satu agenda strategis yang disepakati adalah memperluas jaringan keanggotaan melalui kegiatan seperti workshop, penyuluhan, hingga kolaborasi lintas komunitas.

Tujuan utama dari gerakan ini tidak semata-mata mengejar profit, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas para anggota dalam menjalankan usahanya. SUMU ingin hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.

Ustadz Agus Susanto, tokoh Muhammadiyah yang turut hadir, menegaskan pentingnya memanfaatkan potensi usaha yang dimiliki persyarikatan. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan program agar visi besar SUMU dapat terwujud.

Diskusi terbuka yang berlangsung dalam suasana akrab turut menghasilkan banyak gagasan untuk program jangka pendek maupun jangka panjang. Menutup acara, Masayuki menegaskan komitmen SUMU Kabupaten Semarang untuk terus bergerak dan menjalin sinergi luas demi kemajuan bersama.

“Kami berkomitmen melangkah bersama. Ini bukan sekadar awal, tapi bagian dari gerakan besar untuk merangkul lebih banyak pengusaha bergabung dan tumbuh bersama dalam wadah SUMU,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Viralnya dua video yang memperlihatkan aktivitas juru parkir di bawah rambu larangan parkir di Kota Lubuklinggau memunculkan pertanyaan publik mengenai legalitas penugasan serta dasar penerbitan SK juru parkir di lokasi tersebut. Masyarakat berharap Dinas Perhubungan segera memberikan klarifikasi secara terbuka untuk memastikan kepastian hukum, transparansi, dan penegakan aturan parkir sesuai ketentuan yang berlaku.”

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.