Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
Bisnis & FinansialDaerahSemarang

Langkah Strategis SUMU Kabupaten Semarang: Kopdar Perdana Jadi Titik Awal Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

662
×

Langkah Strategis SUMU Kabupaten Semarang: Kopdar Perdana Jadi Titik Awal Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Semarang,- Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Semarang resmi menggelar kopi darat (kopdar) perdana yang menjadi tonggak awal pembentukan jaringan pengusaha Muhammadiyah di daerah tersebut. Bertempat di Angkringan Kebon Ombo milik Pak Sudarmanto, salah satu anggota SUMU, pertemuan ini menjadi titik mula konsolidasi dan kolaborasi antar pelaku usaha di bawah naungan Muhammadiyah. Senen, (28/4/2025).

Acara inisiasi ini digagas oleh Masayuki Ferrari selaku Koordinator Pendaftaran Calon Anggota SUMU Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya, Masayuki mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi besar para pengusaha lokal Muhammadiyah dalam menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan.

“Dengan dukungan dari SUMU Pusat serta semangat kebersamaan, kami optimistis perjalanan SUMU di Kabupaten Semarang akan terarah dan berdampak nyata,” ujar Masayuki.

 

Dalam kesempatan tersebut, dibentuk Tim Penggerak yang beranggotakan tujuh orang untuk menginisiasi program kerja serta memperkuat fondasi organisasi di tingkat daerah. Salah satu agenda strategis yang disepakati adalah memperluas jaringan keanggotaan melalui kegiatan seperti workshop, penyuluhan, hingga kolaborasi lintas komunitas.

Tujuan utama dari gerakan ini tidak semata-mata mengejar profit, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas para anggota dalam menjalankan usahanya. SUMU ingin hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.

Ustadz Agus Susanto, tokoh Muhammadiyah yang turut hadir, menegaskan pentingnya memanfaatkan potensi usaha yang dimiliki persyarikatan. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan program agar visi besar SUMU dapat terwujud.

Diskusi terbuka yang berlangsung dalam suasana akrab turut menghasilkan banyak gagasan untuk program jangka pendek maupun jangka panjang. Menutup acara, Masayuki menegaskan komitmen SUMU Kabupaten Semarang untuk terus bergerak dan menjalin sinergi luas demi kemajuan bersama.

“Kami berkomitmen melangkah bersama. Ini bukan sekadar awal, tapi bagian dari gerakan besar untuk merangkul lebih banyak pengusaha bergabung dan tumbuh bersama dalam wadah SUMU,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”

Daerah

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat kesolidan, kebersamaan, dan kekompakan seluruh pengurus. Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, kami ingin seluruh kader tetap menjaga kesehatan serta terus membangun komunikasi yang harmonis demi kemajuan organisasi,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Hj. Novy Yasin, S.Kg., dalam kegiatan silaturahmi di Cikarang Pusat, Rabu (18/2/2026).

Daerah

Relokasi pasar tumpah dari kawasan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Pasar Baru Ramayana Cikarang resmi diberlakukan sebagai langkah penataan wilayah dan penguraian kemacetan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut himbauan dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang menegaskan pentingnya ketertiban lokasi berjualan demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.