Scroll untuk baca berita
AcehHeadlineNEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

BSI dan Pemkab Nagan Raya Salurkan Santunan Ramadhan, 400 Dhuafa dan Anak Yatim Terima Bantuan

1228
×

BSI dan Pemkab Nagan Raya Salurkan Santunan Ramadhan, 400 Dhuafa dan Anak Yatim Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah bulan suci Ramadhan. Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang dikenal dengan sapaan TRK, menyalurkan santunan kepada ratusan kaum dhuafa dan anak yatim.

Kegiatan tersebut berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati Nagan Raya, yang berada di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, pada Rabu (18/03/2026). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program sosial bertajuk “THR Ramadhan Emas Maslahat untuk Bangsa” yang diinisiasi oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca Juga:

Bupati TRK Serahkan SK Pengangkatan 2.150 PPPK Paruh Waktu 

Melalui program tersebut, sebanyak 400 penerima manfaat yang terdiri dari kaum dhuafa dan anak yatim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nagan Raya memperoleh bantuan tunai sebesar Rp500.000 per orang. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Bupati TRK menegaskan pentingnya peran seluruh elemen, termasuk sektor swasta, dalam memperkuat solidaritas sosial. Ia mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Nagan Raya untuk turut berkontribusi dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:

Hadiri Pelantikan PAW DPRK Nagan Raya, Bupati TRK Ucapkan Selamat kepada Said Isa Quraisy 

Menurutnya, momentum Ramadhan bukan hanya tentang ibadah secara personal, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kita ingin memastikan bahwa di hari kemenangan nanti, kebahagiaan juga dirasakan oleh anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ujar TRK.

Sementara itu, Pimpinan BSI Cabang Pembantu Simpang Peut, Nasrul Kauthar, S.E., menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program nasional BSI yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah selama bulan Ramadhan.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian lembaga keuangan syariah terhadap masyarakat, sekaligus upaya untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan di bulan suci.

“Program ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di momen Ramadhan yang penuh berkah,” ungkap Nasrul.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya di bawah kepemimpinan TRK juga telah menyalurkan bantuan dalam skala yang lebih besar, yakni lebih dari Rp1 miliar kepada 1.832 anak yatim. Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

Dengan adanya berbagai program santunan ini, diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong, meningkatkan empati sosial, serta menciptakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”