Scroll untuk baca berita
HeadlineJawa TengahNasionalWonosobo

Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat di Wonosobo, 78 Dapur MBG Sudah Beroperasi dan Terus Bertambah

2153
×

Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat di Wonosobo, 78 Dapur MBG Sudah Beroperasi dan Terus Bertambah

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, WONOSOBO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini berpijak pada amanat konstitusi, khususnya UUD 1945 Pasal 28H ayat (1) tentang hak warga negara memperoleh layanan kesehatan, serta Pasal 31 yang menegaskan hak atas pendidikan yang layak. Pemenuhan gizi dinilai menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak sekaligus penunjang keberhasilan proses belajar. Sabtu (7/2/2026).

Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan, program MBG juga diarahkan untuk menekan angka stunting dan gizi buruk yang masih menjadi tantangan nasional. Kekurangan nutrisi pada masa pertumbuhan berpotensi menimbulkan dampak serius, seperti gangguan perkembangan otak, menurunnya daya tahan tubuh, hingga berkurangnya potensi kecerdasan saat dewasa.

Guna menggali informasi terkait implementasi program tersebut, awak media melakukan perbincangan dengan Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, di Temu Kamu Caffe. Dalam kesempatan tersebut, Satika menjelaskan bahwa saat ini telah beroperasi sebanyak 78 dapur MBG di wilayah Wonosobo.

Ia menyebutkan jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat hingga melampaui 100 dapur dalam waktu mendatang. Menurutnya, pendirian dapur MBG tidak dapat dilakukan sembarangan karena seluruh proses berada dalam pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Setiap yayasan wajib memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari legalitas yayasan, kesiapan lokasi sesuai standar operasional BGN, hingga kesiapan sarana pendukung dan modal,” ujar Satika.

Ia menambahkan, setiap yayasan diperbolehkan mengelola maksimal 10 dapur MBG. Kepemilikan tidak dibatasi selama memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan pemerintah melalui BGN.

Lebih lanjut, Satika menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program agar tetap berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Masyarakat dipersilakan melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian SOP di lapangan, dengan syarat laporan disertai bukti yang valid.

Dalam implementasinya, dapur MBG diwajibkan menyediakan dua jenis porsi makanan. Porsi besar senilai Rp10.000 diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA serta ibu hamil. Sementara porsi kecil senilai Rp8.000 ditujukan bagi anak TK, balita, serta siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

Menutup perbincangan, Satika menyampaikan bahwa pihaknya terbuka memberikan informasi tambahan kepada masyarakat maupun awak media. Komunikasi dapat dilakukan melalui pertemuan langsung maupun melalui layanan WhatsApp untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai program MBG.

(Tim Investigasi)

Karya Jurnalis Nusantara Abadi

Tinggalkan Balasan

Headline

“Manajemen SPBU Wanarejan menegaskan bahwa operasional penyaluran BBM bersubsidi telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka membantah tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, serta meminta agar mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik dihormati. Apabila tidak ada tindak lanjut, pihak SPBU menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi nama baik perusahaan.”

Jawa Tengah

“Penggeledahan di Dinas Sosial merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mendalami dugaan penyimpangan Program Keluarga Harapan (PKH). Seluruh dokumen yang diamankan akan menjadi bagian dari alat bukti, dan Kejaksaan Negeri Wonosobo berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, serta menindak tegas setiap bentuk dugaan tindak pidana korupsi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.” – Dr. Agung Dhedi Dwi Handes, S.H., M.H., Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Wonosobo.

Jawa Tengah

“Program efisiensi yang diterapkan RSUD Kartini Jepara mulai menunjukkan hasil nyata. Di bawah kepemimpinan dr. Tri Iriantiwi, pembangunan fasilitas baru dan peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan demi menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Di tengah capaian tersebut, Direktur RSUD Kartini juga menjelaskan bahwa harta kekayaannya yang tercantum dalam LHKPN berasal dari berbagai usaha yang telah dijalankan sebelum menjabat sebagai direktur, serta profesi suaminya sebagai dokter spesialis anestesi.”

Jawa Tengah

administrasi proyek yang disebut telah mencapai MC 100 persen dengan kondisi fisik di lapangan yang diperkirakan baru sekitar 91,51 persen pada Proyek Bendungan Jragung menjadi perhatian publik. Temuan Tim Investigasi Lembaga Buser Indonesia bersama PPWI ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui klarifikasi resmi dari pihak terkait serta pemeriksaan oleh aparat berwenang guna memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.”

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”