Scroll untuk baca berita
Jawa TengahNEWS-BIDIK JEPARA

Program Efisiensi RSUD Kartini Jepara Berbuah Hasil, Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

2976
×

Program Efisiensi RSUD Kartini Jepara Berbuah Hasil, Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Jepara – Program efisiensi yang diterapkan di RSUD Kartini Jepara pada tahun 2026 mulai menunjukkan hasil yang nyata. Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Kartini, dr. Tri Iriantiwi, berbagai langkah pengelolaan anggaran yang lebih efektif diklaim mampu mendorong peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, pembangunan sarana baru, serta menciptakan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan rumah sakit.

Sejumlah pembangunan fisik tampak mulai terealisasi sebagai bagian dari upaya penguatan infrastruktur rumah sakit. Selain itu, berbagai pembenahan pada sistem pelayanan juga terus dilakukan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan berkualitas. Senen, (3/8/2026)

Program efisiensi tersebut dinilai menjadi salah satu strategi manajemen dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran tanpa mengurangi mutu pelayanan kepada pasien. Dengan pengelolaan yang lebih terarah, rumah sakit dapat mengalokasikan sumber daya untuk pembangunan fasilitas maupun peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Di tengah capaian tersebut, nama Direktur RSUD Kartini juga menjadi perhatian publik setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan total kekayaan sekitar Rp18 miliar pada pelaporan tahun 2025. Sementara itu, berdasarkan data LHKPN tahun pelaporan 2024, Bupati Jepara Wiwit Witiarso tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp8 miliar.

Menanggapi perhatian masyarakat terkait besaran harta kekayaannya, dr. Tri Iriantiwi menjelaskan bahwa kekayaan tersebut berasal dari usaha yang telah dijalankan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Direktur RSUD Kartini.

“Saya memang telah memiliki beberapa usaha seperti restoran, kafe, dan klinik sejak sebelum menjadi Direktur RSUD Kartini. Selain itu, suami saya juga berprofesi sebagai dokter spesialis anestesi,” ujar dr. Tri saat dikonfirmasi.

Penjelasan tersebut disampaikan untuk memberikan gambaran mengenai sumber kekayaan yang tercantum dalam laporan LHKPN. LHKPN sendiri merupakan instrumen pelaporan kekayaan yang wajib disampaikan oleh penyelenggara negara sebagai bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat mengaku mengapresiasi berbagai perubahan yang terjadi di RSUD Kartini. Mereka menilai peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan menjadi indikator bahwa pengelolaan rumah sakit terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan sepanjang 2026, RSUD Kartini diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jepara dan sekitarnya. Efisiensi anggaran yang diimbangi dengan pembangunan fasilitas, peningkatan pelayanan, serta tata kelola yang baik menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit untuk terus berkembang sebagai salah satu pusat layanan kesehatan rujukan di wilayah tersebut.

Ke depan, masyarakat berharap berbagai program peningkatan mutu pelayanan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh pasien dan keluarga yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Penulis: Tubagus sadikinEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

administrasi proyek yang disebut telah mencapai MC 100 persen dengan kondisi fisik di lapangan yang diperkirakan baru sekitar 91,51 persen pada Proyek Bendungan Jragung menjadi perhatian publik. Temuan Tim Investigasi Lembaga Buser Indonesia bersama PPWI ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui klarifikasi resmi dari pihak terkait serta pemeriksaan oleh aparat berwenang guna memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.”

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

BREBES

“Warga berharap proyek P3-TGAI di Desa Karangsambung dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan mendapat pengawasan maksimal. Dugaan penggunaan material yang dipertanyakan serta kedalaman pondasi yang dinilai minim perlu mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait agar kualitas bangunan irigasi benar-benar terjamin.”

Jawa Tengah

“Saya menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan jabatan yang saya terima telah melalui mekanisme dan ketentuan kepegawaian yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Tidak benar jika disebut saya dipromosikan tanpa prosedur atau melalui praktik jual beli jabatan,” tegas NYT dalam hak jawab yang disampaikan kepada redaksi.