Scroll untuk baca berita
AcehHeadlineKesehatan

Keterbatasan Ambulans RS Sultan Iskandar Muda, DPRK–Pemkab Nagan Raya Didorong Segera Ambil Sikap

4541
×

Keterbatasan Ambulans RS Sultan Iskandar Muda, DPRK–Pemkab Nagan Raya Didorong Segera Ambil Sikap

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya , eterbatasan armada ambulans di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda (RS SIM) Ujong Fatihah, Kabupaten Nagan Raya, menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya dapat mengalokasikan anggaran pengadaan ambulans secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya rujukan pasien ke Banda Aceh. Rabu, (24/12/2025)

Unissula Tegakkan Disiplin, Dosen Terlibat Insiden di RS Islam Sultan Agung Dijatuhi Sanksi

Saat ini, RS SIM hanya memiliki 7 unit ambulans aktif yang digunakan untuk melayani rujukan pasien, termasuk rujukan jarak jauh ke Banda Aceh. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kendala di lapangan, terutama ketika ambulans masih dalam perjalanan kembali dari Banda Aceh sementara pasien lain membutuhkan rujukan mendesak.

Koordinator Ambulans RS SIM, Mahzal, saat ditemui awak media membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan armada sering memicu ketegangan dengan keluarga pasien yang menuntut pelayanan cepat.

“Sering terjadi adu mulut dengan keluarga pasien karena ambulans masih dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh. Kondisi ini memang nyata terjadi,” ujarnya.

Mahzal menegaskan, kebutuhan ambulans tambahan sangat mendesak demi kelancaran pelayanan rujukan dan untuk menghindari keterlambatan penanganan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan.

Dugaan Kuat Oknum APH dan Media di Abdya Terima Upeti dari Tambang Emas Ilegal

Hal senada disampaikan sejumlah sopir ambulans RS SIM. Mereka mengakui keterlambatan rujukan sering terjadi akibat keterbatasan jumlah kendaraan, sementara permintaan rujukan terus meningkat.

“Ambulans yang tersedia hanya tujuh unit. Dengan jarak tempuh Banda Aceh yang jauh, sering kali terjadi keterlambatan dan itu memicu keluhan keluarga pasien,” ungkap salah satu sopir ambulans.

Kepemimpinan Terpusat Presiden Perkuat Stabilitas Nasional dalam Penanganan Banjir Sumatera

Masyarakat pun berharap DPRK dan Pemkab Nagan Raya dapat menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk penambahan armada ambulans RS SIM. Penambahan fasilitas tersebut dinilai penting demi keselamatan pasien, kenyamanan keluarga, serta peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Nagan Raya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.