Scroll untuk baca berita
AcehHeadlineKesehatan

Keterbatasan Ambulans RS Sultan Iskandar Muda, DPRK–Pemkab Nagan Raya Didorong Segera Ambil Sikap

4388
×

Keterbatasan Ambulans RS Sultan Iskandar Muda, DPRK–Pemkab Nagan Raya Didorong Segera Ambil Sikap

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya , eterbatasan armada ambulans di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda (RS SIM) Ujong Fatihah, Kabupaten Nagan Raya, menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya dapat mengalokasikan anggaran pengadaan ambulans secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya rujukan pasien ke Banda Aceh. Rabu, (24/12/2025)

Unissula Tegakkan Disiplin, Dosen Terlibat Insiden di RS Islam Sultan Agung Dijatuhi Sanksi

Saat ini, RS SIM hanya memiliki 7 unit ambulans aktif yang digunakan untuk melayani rujukan pasien, termasuk rujukan jarak jauh ke Banda Aceh. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kendala di lapangan, terutama ketika ambulans masih dalam perjalanan kembali dari Banda Aceh sementara pasien lain membutuhkan rujukan mendesak.

Koordinator Ambulans RS SIM, Mahzal, saat ditemui awak media membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan armada sering memicu ketegangan dengan keluarga pasien yang menuntut pelayanan cepat.

“Sering terjadi adu mulut dengan keluarga pasien karena ambulans masih dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh. Kondisi ini memang nyata terjadi,” ujarnya.

Mahzal menegaskan, kebutuhan ambulans tambahan sangat mendesak demi kelancaran pelayanan rujukan dan untuk menghindari keterlambatan penanganan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan.

Dugaan Kuat Oknum APH dan Media di Abdya Terima Upeti dari Tambang Emas Ilegal

Hal senada disampaikan sejumlah sopir ambulans RS SIM. Mereka mengakui keterlambatan rujukan sering terjadi akibat keterbatasan jumlah kendaraan, sementara permintaan rujukan terus meningkat.

“Ambulans yang tersedia hanya tujuh unit. Dengan jarak tempuh Banda Aceh yang jauh, sering kali terjadi keterlambatan dan itu memicu keluhan keluarga pasien,” ungkap salah satu sopir ambulans.

Kepemimpinan Terpusat Presiden Perkuat Stabilitas Nasional dalam Penanganan Banjir Sumatera

Masyarakat pun berharap DPRK dan Pemkab Nagan Raya dapat menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk penambahan armada ambulans RS SIM. Penambahan fasilitas tersebut dinilai penting demi keselamatan pasien, kenyamanan keluarga, serta peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Nagan Raya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.