Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

370
×

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//WONOSOBO – Yayasan Gerak Merdeka Mandiri (YYS GMM) resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perdana di Dusun Cangkring, Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Kamis (29/5/2025). Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional terkait penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan inisiatif SPPG.

Acara peresmian berlangsung semarak dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan nasional. Hadir mewakili Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Kolonel Albertus Dony Dewantoro selaku Direktur Wilayah II Pemantauan dan Pengawasan BGN. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo yang mewakili Bupati, serta Pasiter Kodim 0707/Wonosobo Kapten Iwan, Danramil, Camat, dan Lurah Wadaslintang. Juga hadir Ketua KPRI UTAMA, tokoh masyarakat, serta Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Counter Opini Polri (PW FRCOP) R. Mas MH Rugiarto SH., MH alias Agus Flores bersama jajaran DPW PW FRCOP Jateng.

Ketua YYS GMM Hendrawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung sejak awal pembangunan dapur SPPG, yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada Januari 2025.

“Atas ridho Allah, semoga dapur ini segera bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat penerima manfaat, sesuai amanah yang kami emban,” ujarnya.

Peresmian secara simbolis dilakukan melalui pengguntingan pita melati oleh Kol. Albertus Dony Dewantoro bersama Sekda Wonosobo, didampingi unsur Forkompimcam dan pengurus yayasan.

Dalam keterangan persnya, Kol. Dony menekankan bahwa pembangunan dapur gizi ini merupakan program prioritas Presiden untuk mendorong pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terluar dan tertinggal.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari masyarakat Wadaslintang dan Kabupaten Wonosobo yang telah bergotong royong membangun dapur ini. Satu dapur seperti ini bisa membuka lapangan kerja bagi 50 kepala keluarga dan memutar roda ekonomi lokal,” tegas Dony.

Ia juga menyebut pembangunan SPPG ini telah sesuai standar operasional BGN, dan berharap Gerak Merdeka Mandiri dapat mereplikasi inisiatif serupa di daerah lain.

Senada, Ketua Umum PW FRCOP, Agus Flores, memberikan pujian atas peran aktif Hendrawan dalam mendukung realisasi program Asta Cita pemerintah melalui dapur gizi tersebut.

“Saya sangat bangga. Saya tekankan kepada seluruh anggota Fast Respon, agar bisa meneladani semangat Mas Hendrawan dalam mendukung program-program pemerintah,” kata Agus.

Namun, Agus Flores juga menyoroti ketidakhadiran perwakilan kepolisian dalam acara tersebut. Ia menyayangkan absennya institusi Polri, meski undangan telah dikirimkan langsung oleh panitia.

“Saya tadi tengok kanan kiri, semua unsur pemerintah dan TNI hadir. Tapi kok dari polisi, tidak ada sama sekali? Bahkan Polsek pun tidak tampak. Ini patut dipertanyakan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Peresmian SPPG di Wonosobo ini menjadi langkah awal Yayasan Gerak Merdeka Mandiri dalam mendukung upaya peningkatan gizi nasional dan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.