Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

454
×

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//WONOSOBO – Yayasan Gerak Merdeka Mandiri (YYS GMM) resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perdana di Dusun Cangkring, Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Kamis (29/5/2025). Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional terkait penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan inisiatif SPPG.

Acara peresmian berlangsung semarak dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan nasional. Hadir mewakili Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Kolonel Albertus Dony Dewantoro selaku Direktur Wilayah II Pemantauan dan Pengawasan BGN. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo yang mewakili Bupati, serta Pasiter Kodim 0707/Wonosobo Kapten Iwan, Danramil, Camat, dan Lurah Wadaslintang. Juga hadir Ketua KPRI UTAMA, tokoh masyarakat, serta Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Counter Opini Polri (PW FRCOP) R. Mas MH Rugiarto SH., MH alias Agus Flores bersama jajaran DPW PW FRCOP Jateng.

Ketua YYS GMM Hendrawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung sejak awal pembangunan dapur SPPG, yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada Januari 2025.

“Atas ridho Allah, semoga dapur ini segera bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat penerima manfaat, sesuai amanah yang kami emban,” ujarnya.

Peresmian secara simbolis dilakukan melalui pengguntingan pita melati oleh Kol. Albertus Dony Dewantoro bersama Sekda Wonosobo, didampingi unsur Forkompimcam dan pengurus yayasan.

Dalam keterangan persnya, Kol. Dony menekankan bahwa pembangunan dapur gizi ini merupakan program prioritas Presiden untuk mendorong pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terluar dan tertinggal.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari masyarakat Wadaslintang dan Kabupaten Wonosobo yang telah bergotong royong membangun dapur ini. Satu dapur seperti ini bisa membuka lapangan kerja bagi 50 kepala keluarga dan memutar roda ekonomi lokal,” tegas Dony.

Ia juga menyebut pembangunan SPPG ini telah sesuai standar operasional BGN, dan berharap Gerak Merdeka Mandiri dapat mereplikasi inisiatif serupa di daerah lain.

Senada, Ketua Umum PW FRCOP, Agus Flores, memberikan pujian atas peran aktif Hendrawan dalam mendukung realisasi program Asta Cita pemerintah melalui dapur gizi tersebut.

“Saya sangat bangga. Saya tekankan kepada seluruh anggota Fast Respon, agar bisa meneladani semangat Mas Hendrawan dalam mendukung program-program pemerintah,” kata Agus.

Namun, Agus Flores juga menyoroti ketidakhadiran perwakilan kepolisian dalam acara tersebut. Ia menyayangkan absennya institusi Polri, meski undangan telah dikirimkan langsung oleh panitia.

“Saya tadi tengok kanan kiri, semua unsur pemerintah dan TNI hadir. Tapi kok dari polisi, tidak ada sama sekali? Bahkan Polsek pun tidak tampak. Ini patut dipertanyakan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Peresmian SPPG di Wonosobo ini menjadi langkah awal Yayasan Gerak Merdeka Mandiri dalam mendukung upaya peningkatan gizi nasional dan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”