Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

342
×

Gerak Merdeka Mandiri Resmikan Dapur Gizi Perdana di Wonosobo, Soroti Ketidakhadiran Polisi

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//WONOSOBO – Yayasan Gerak Merdeka Mandiri (YYS GMM) resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perdana di Dusun Cangkring, Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Kamis (29/5/2025). Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional terkait penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan inisiatif SPPG.

Acara peresmian berlangsung semarak dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan nasional. Hadir mewakili Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Kolonel Albertus Dony Dewantoro selaku Direktur Wilayah II Pemantauan dan Pengawasan BGN. Ia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo yang mewakili Bupati, serta Pasiter Kodim 0707/Wonosobo Kapten Iwan, Danramil, Camat, dan Lurah Wadaslintang. Juga hadir Ketua KPRI UTAMA, tokoh masyarakat, serta Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Counter Opini Polri (PW FRCOP) R. Mas MH Rugiarto SH., MH alias Agus Flores bersama jajaran DPW PW FRCOP Jateng.

Ketua YYS GMM Hendrawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung sejak awal pembangunan dapur SPPG, yang dimulai sejak peletakan batu pertama pada Januari 2025.

“Atas ridho Allah, semoga dapur ini segera bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat penerima manfaat, sesuai amanah yang kami emban,” ujarnya.

Peresmian secara simbolis dilakukan melalui pengguntingan pita melati oleh Kol. Albertus Dony Dewantoro bersama Sekda Wonosobo, didampingi unsur Forkompimcam dan pengurus yayasan.

Dalam keterangan persnya, Kol. Dony menekankan bahwa pembangunan dapur gizi ini merupakan program prioritas Presiden untuk mendorong pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terluar dan tertinggal.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari masyarakat Wadaslintang dan Kabupaten Wonosobo yang telah bergotong royong membangun dapur ini. Satu dapur seperti ini bisa membuka lapangan kerja bagi 50 kepala keluarga dan memutar roda ekonomi lokal,” tegas Dony.

Ia juga menyebut pembangunan SPPG ini telah sesuai standar operasional BGN, dan berharap Gerak Merdeka Mandiri dapat mereplikasi inisiatif serupa di daerah lain.

Senada, Ketua Umum PW FRCOP, Agus Flores, memberikan pujian atas peran aktif Hendrawan dalam mendukung realisasi program Asta Cita pemerintah melalui dapur gizi tersebut.

“Saya sangat bangga. Saya tekankan kepada seluruh anggota Fast Respon, agar bisa meneladani semangat Mas Hendrawan dalam mendukung program-program pemerintah,” kata Agus.

Namun, Agus Flores juga menyoroti ketidakhadiran perwakilan kepolisian dalam acara tersebut. Ia menyayangkan absennya institusi Polri, meski undangan telah dikirimkan langsung oleh panitia.

“Saya tadi tengok kanan kiri, semua unsur pemerintah dan TNI hadir. Tapi kok dari polisi, tidak ada sama sekali? Bahkan Polsek pun tidak tampak. Ini patut dipertanyakan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Peresmian SPPG di Wonosobo ini menjadi langkah awal Yayasan Gerak Merdeka Mandiri dalam mendukung upaya peningkatan gizi nasional dan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”