NEWS BIDIK, BANDUNG — Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dijalankan jajaran Polda Jawa Barat mendapat apresiasi dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Hingga awal Maret 2026, tercatat sebanyak 168 unit rumah milik warga kurang mampu telah dibangun maupun diperbaiki melalui program tersebut.
Baca Juga:
Polisi Gagalkan Praktik Bom Ikan di Mawasangka Buton Tengah, Lima Botol Bahan Peledak Diamankan
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolri saat melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Markas Polda Jawa Barat, Bandung, Rabu (4/3/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolri menilai program rutilahu menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memperbaiki kondisi bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran Polri melalui kegiatan sosial seperti ini dinilai mampu memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kapolri menegaskan bahwa langkah yang dilakukan jajaran Polda Jawa Barat menunjukkan bagaimana institusi kepolisian dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Ia pun memberikan penghargaan atas kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga:
Jenderal Akhmad Wiyagus Naik Pangkat Jadi Bintang Tiga, Kini Jabat Asisten Operasi Kapolri
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menjelaskan bahwa program rutilahu tersebut lahir dari semangat kebersamaan anggota kepolisian. Dana yang digunakan berasal dari kenclengan atau iuran sukarela anggota yang dikumpulkan secara rutin setiap hari.
Selain dari internal kepolisian, program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kolaborasi tersebut memungkinkan pembangunan dan renovasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.
Kapolda menuturkan bahwa rumah bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan tempat tumbuhnya harapan bagi keluarga. Dari rumah yang layak, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, sementara keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Baca Juga:
KP Tekukur-5010 Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi di Perairan Kendari, Ratusan Burung Diselamatkan
Ia menambahkan, momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima bantuan. Dengan rumah yang lebih layak, mereka dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh syukur.
Kapolri juga menyoroti semangat kebersamaan yang diusung melalui konsep sauyunan jaga lembur yang menjadi filosofi kebersamaan masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan erat dengan stabilitas keamanan. Ketika masyarakat merasakan kesejahteraan dan perhatian dari negara, maka kondisi kamtibmas akan semakin kondusif dan kuat.
Baca Juga:
Speedboat Rute Jalur 8 Muara Telang Tenggelam di Sungai Musi, Satu Penumpang Dilaporkan Tewas




















