Scroll untuk baca berita
HeadlineJawa BaratNEWS BIDIK CIANJURPeristiwa

Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Kebun Warga Sukanagara, Kondisi Sehat dan Dalam Perawatan Medis

2988
×

Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Kebun Warga Sukanagara, Kondisi Sehat dan Dalam Perawatan Medis

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, CIANJUR — Warga Kampung Cipendil, RT 02/RW 04, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan dan ditinggalkan di area kebun warga, Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Andi (44), seorang warga setempat, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia mengaku mendengar suara tangisan bayi yang terdengar samar dari arah luar rumahnya. Awalnya, Andi sempat ragu dengan apa yang didengarnya, mengingat tidak ada warga di lingkungannya yang sedang memiliki bayi yang baru lahir.

“Awalnya saya kira salah dengar, karena di kampung kami tidak ada bayi. Tapi suara tangisan itu terdengar lagi, bahkan semakin jelas,” ujar Andi saat ditemui di lokasi.

Didorong rasa penasaran sekaligus iba, Andi kemudian berusaha mencari sumber suara tersebut. Setelah menelusuri arah tangisan, ia terkejut saat menemukan seorang bayi yang tergeletak di atas rerumputan di sebuah kebun yang tidak jauh dari rumahnya.

Tanpa berpikir panjang, Andi segera mengangkat bayi tersebut dan membawanya pulang ke rumah untuk mendapatkan pertolongan. Selanjutnya, ia menghubungi Ketua RT setempat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan diduga baru saja dilahirkan. Hal ini diperkuat dengan kondisi ari-ari yang masih menempel, menandakan bayi tersebut kemungkinan dibuang tidak lama setelah proses persalinan.

Tak lama kemudian, bidan desa setempat, Linda (35), tiba di lokasi untuk melakukan penanganan medis awal terhadap bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, bayi diketahui memiliki berat badan 3.200 gram, panjang 48 sentimeter, serta lingkar dada sekitar 32 hingga 33 sentimeter.

“Bayi menangis kuat, tonus otot baik, dengan frekuensi pernapasan sekitar 44 kali per menit dan denyut jantung 142 kali per menit. Estimasi bayi ini baru lahir beberapa menit sebelum ditemukan,” jelas Linda.

Ia juga memastikan bahwa kondisi bayi dalam keadaan sehat. Penanganan awal yang dilakukan meliputi penghangatan tubuh, pemberian vitamin K, serta salep mata guna mencegah infeksi.

“Alhamdulillah kondisi bayi stabil dan sehat. Kami sudah melakukan tindakan medis dasar untuk memastikan keselamatannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukanagara, AKP Dedi, yang menerima laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi bersama aparat desa. Pihak kepolisian memastikan bahwa bayi tersebut akan mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan terdekat.

“Untuk sementara bayi dirawat oleh tenaga medis, kemungkinan di PONED atau ruang rawat Puskesmas Rawat Inap Sukanagara, guna memastikan kondisinya tetap stabil,” ujar AKP Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” tegasnya.

Hingga saat ini, bayi perempuan tersebut masih dalam pengawasan tim medis. Setelah dinyatakan benar-benar sehat, pihak berwenang akan mempertimbangkan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan proses adopsi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Peristiwa ini pun menyita perhatian warga setempat yang merasa prihatin sekaligus berharap agar pelaku segera ditemukan dan bayi tersebut mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:

Liga Jabar Istimewa Segera Digelar, Ajang Pencarian Bakat Pesepak Bola Muda Jawa Barat

Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Rumah Warga Berhasil Diperbaiki

Kerusuhan di DPRD Jabar: Gedung dan Kendaraan Terbakar, Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”