Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASI

Penutupan Kandang Ayam di Cikarang Girang, Pemdes Jayamulya Fasilitasi Musyawarah Hingga Disepakati Ini Kata Asep Gunawan

1914
×

Penutupan Kandang Ayam di Cikarang Girang, Pemdes Jayamulya Fasilitasi Musyawarah Hingga Disepakati Ini Kata Asep Gunawan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,KAB.BEKASI – Keluhan warga terkait bau tidak sedap yang berasal dari kandang ayam di Kampung Cikarang Girang, Kadus I, akhirnya ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Jayamulya.

‎Kepala Desa Jayamulya, Asep Gunawan, memfasilitasi pertemuan antara warga dan pihak pengelola kandang ayam melalui musyawarah yang digelar di aula kantor desa pada Sabtu (2/5/2026).

‎Dalam musyawarah tersebut, warga menyampaikan aspirasi agar kandang ayam yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan segera ditutup.

“Keinginan warga, khususnya di Kampung Cikarang Girang, Kadus I, adalah menuntut kandang ayam tersebut untuk ditutup. Setelah dimusyawarahkan, hasilnya disepakati untuk ditutup,” ujar Asep Gunawan.

‎Ia menambahkan, kesepakatan tersebut turut disaksikan oleh unsur Muspika Serang Baru, di antaranya Camat, Kapolsek Serang Baru, serta perwakilan dari Koramil 12 Serang Baru.

‎Asep juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan pelaksanaan musyawarah tersebut. Ia menegaskan bahwa forum tersebut difokuskan pada penyelesaian keluhan warga terkait kandang ayam. Jangan melebar kemana-mana.

“Jika ada warga lain yang memiliki keluhan terhadap kegiatan usaha lainnya yang mengganggu juga kenyamanan warga, seharusnya dapat disampaikan langsung dalam forum musyawarah tadi. Namun, pada kesempatan ini kita fokus pada permasalahan kandang ayam yang menimbulkan bau tidak sedap,” tegasnya.

‎Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan kenyamanan lingkungan warga Kampung Cikarang Girang dapat kembali terjaga.

Baca Juga:

Reses DPRD Kabupaten Bekasi, Marico Serap Aspirasi Warga Tambun Selatan di Tengah Tantangan Anggaran dan Tata Kelola

Jelang Ramadhan, DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi Gelar Silaturahmi Perkuat Soliditas Pengurus

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp11,42 Triliun dan Penguasaan Kembali Ratusan Ribu Hektare Lahan

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami hadir untuk melaksanakan tugas konstitusional sebagai anggota DPRD, yakni menyerap aspirasi masyarakat, baik secara tertulis maupun disampaikan langsung. Keduanya sangat penting,” ujar Rudy Rafly.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”