DaerahPeristiwaSulawesi Selatan

Diduga Marak, Praktik Mafia BBM Subsidi di Pinrang Berlangsung Bertahun-tahun

3175
×

Diduga Marak, Praktik Mafia BBM Subsidi di Pinrang Berlangsung Bertahun-tahun

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, SULSEL. Pinrang — Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan pertalite di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, kembali mencuat ke publik. Aktivitas ilegal tersebut disebut-sebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan diduga berjalan tanpa hambatan di sejumlah SPBU dan APMS.

Ketua Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (FP2KP), Andi Agustan Tanri Tjoppo, saat dihubungi pada Selasa (24/3/2026), mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya telah membeberkan persoalan ini melalui media pada 23 Maret 2026.

Menurutnya, terdapat sedikitnya 10 SPBU dan 5 APMS di Kabupaten Pinrang yang kini menjadi sorotan publik. Sejumlah titik tersebut diduga menjadi lokasi distribusi ilegal BBM bersubsidi dalam skala besar.

“Modus yang digunakan antara lain pengisian BBM menggunakan puluhan jeriken, kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi, hingga pengisian berulang kali,” ujarnya.

Ia juga menduga adanya keterlibatan oknum petugas di tingkat SPBU dan APMS yang turut memfasilitasi praktik tersebut. Bahkan, ia menyoroti dugaan pembiaran oleh aparat penegak hukum setempat.

“Praktik ini terkesan berjalan lancar dan aman. Kami menduga ada pembiaran, sehingga para pelaku semakin berani dan tidak lagi merasa takut,” tegasnya.

Dampak dari dugaan praktik ilegal ini turut dirasakan masyarakat, khususnya para sopir yang harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Kondisi ini dinilai semakin memperparah kelangkaan BBM di lapangan.

FP2KP pun mendesak aparat terkait untuk segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta Kapolda Sulawesi Selatan, Pangdam XIV/Hasanuddin, serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk membentuk satuan tugas khusus.

“Kami mendorong dibentuknya Satgas Operasi Tangkap Tangan (OTT) guna memberantas mafia BBM subsidi, khususnya di Kabupaten Pinrang,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola SPBU dan APMS yang disebutkan. Namun, keterbatasan akses komunikasi menjadi kendala dalam memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait.

Baca Juga:

MAFIA BBM BERSUBSIDI DI KABUPATEN PINRANG DIDUGA BERJALAN LANCAR DAN AMAN.

Kapolres Nagan Raya Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM, Stok BBM Dipastikan Aman

SPBU 44 522 04 Tengguli Tanjung Brebes Diduga Jadi Tempat Pengangsu Solar Subsidi

Dugaan Manipulasi BBM di SPBU Ketileng: Konsumen Dirugikan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”