Scroll untuk baca berita
DaerahJawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASI

Wujudkan Demokrasi Transparan, Desa Sukajadi Bentuk Panitia Pengisian BPD 2026

3073
×

Wujudkan Demokrasi Transparan, Desa Sukajadi Bentuk Panitia Pengisian BPD 2026

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggelar rapat pembentukan Panitia Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukajadi, pada Sabtu (14/2/2026).

‎Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan proses demokrasi yang transparan, profesional, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sukajadi Amir Hamzah beserta jajaran perangkat desa, unsur kepolisian dari Polsek setempat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sukajadi.

‎Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa bersama staf dan seluruh peserta yang hadir. Momentum tersebut menegaskan semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

‎Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukajadi Amir Hamzah menegaskan bahwa pembentukan panitia BPD harus berjalan secara kondusif, transparan, dan profesional. Ia berharap panitia yang terbentuk mampu menjalankan tugas secara objektif serta menjunjung tinggi integritas demi kemajuan Desa Sukajadi.

‎“Pembentukan panitia ini adalah langkah awal untuk memastikan proses pengisian BPD berjalan sesuai aturan dan menghasilkan perwakilan yang benar-benar mampu menjalankan amanah masyarakat,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan bahwa perangkat desa memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepala desa, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, proses seleksi dan pembentukan panitia harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan unsur masyarakat dari tiap dusun.

‎Adapun panitia yang terbentuk merupakan perwakilan dari masing-masing dusun, mulai dari Dusun I hingga Dusun III.

‎Pembentukan panitia berlangsung secara musyawarah dan mendapat persetujuan bersama dari masyarakat yang hadir. Proses tersebut dinilai berjalan dengan kondusif serta mencerminkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.

‎Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustad Amil Bahrudin, yang berlangsung khidmat dan penuh harapan agar proses pengisian BPD ke depan dapat berjalan lancar serta membawa kemajuan bagi Desa Sukajadi.

‎Dengan terbentuknya panitia Pengisian BPD Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Sukajadi menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan berpihak pada aspirasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”

Jawa Barat

“Pemuda merupakan tonggak pembangunan bangsa. Di era digital, penguasaan teknologi menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing secara global. KNPI Kabupaten Bekasi dan Wuling Motors menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemuda dan industri dapat membuka peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya generasi yang siap menghadapi masa depan.”