Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
ACEH BARATDaerahPolitik

Musda 2026 Kukuhkan Kepengurusan Baru, Energi Segar untuk Masa Depan Politik Aceh Barat

3719
×

Musda 2026 Kukuhkan Kepengurusan Baru, Energi Segar untuk Masa Depan Politik Aceh Barat

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK – ACEH BARAT Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Aceh Barat yang digelar pada Minggu, (15/2/2026), menjadi tonggak penting dalam perjalanan konsolidasi partai di wilayah tersebut. Agenda ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja partai untuk periode mendatang.

Baca Juga:

Forkab Aceh Barat Tegaskan Kepengurusan Resmi, Perusahaan Diminta Waspada Oknum Mengatasnamakan Organisasi

Melalui mekanisme penunjukan langsung yang mendapat restu dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dukungan dari Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, struktur kepengurusan inti resmi terbentuk. Hasil Musda menetapkan Siti Ramazan sebagai Ketua DPD PAN Aceh Barat. Sementara jabatan Sekretaris Umum dipercayakan kepada Arhammar Ridha, dan posisi Bendahara Umum diemban Muhammad Jusuf Darusman.

Terbentuknya kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghadirkan semangat pembaruan dalam tubuh partai, sekaligus memperkuat posisi PAN sebagai kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat. Kepemimpinan baru diharapkan mampu merumuskan program kerja yang lebih inovatif, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Aceh Barat saat ini.

Baca Juga:

PD IWO Aceh Barat Salurkan Bantuan Kepada Anggota yang Terdampak Banjir

Dalam pernyataannya, Ketua DPD terpilih menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Selain itu, peningkatan kualitas kader menjadi fokus utama agar partai memiliki sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, serta siap menghadapi dinamika politik ke depan.

Tidak hanya itu, program-program berbasis kebutuhan masyarakat akan menjadi perhatian serius. Pendekatan langsung kepada masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap partai, sekaligus memastikan aspirasi rakyat dapat diperjuangkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga:

Warga Nagan Raya Harapkan Gubernur Aceh Tuntaskan Konflik Perkebunan Sawit Sesuai Aturan HGU

Musda ini juga dipandang sebagai momentum kebangkitan semangat kolektif kader partai. Konsolidasi internal yang kuat diyakini menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang, baik dalam konteks daerah maupun nasional.

Dengan struktur kepengurusan yang telah terbentuk, PAN Aceh Barat optimistis dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Harapannya, kepemimpinan baru mampu menghadirkan perubahan positif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di berbagai sektor.

Baca Juga:

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rp48,6 Milyar Untuk 12 Kabupaten Propinsi Aceh , Di Nagan Raya Disorot, Diduga Tak Rampung Meski Kontrak Berakhir

Ke depan, PAN Aceh Barat menargetkan menjadi partai yang solid, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama perjuangan politiknya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Relokasi pasar tumpah dari kawasan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Pasar Baru Ramayana Cikarang resmi diberlakukan sebagai langkah penataan wilayah dan penguraian kemacetan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut himbauan dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang menegaskan pentingnya ketertiban lokasi berjualan demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

Aceh

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Nagan Raya tidak boleh mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah daerah dituntut mengambil kebijakan strategis yang mampu menyeimbangkan kesejahteraan masyarakat tambang dengan perlindungan ekosistem. Tanpa langkah komprehensif dan terintegrasi, risiko kerusakan lingkungan jangka panjang akan menjadi beban generasi mendatang.”