Scroll untuk baca berita
DaerahHeadlineJawa BaratPOLRI

Polres Pangandaran Raih Juara Tiga Amplifikasi Media Online, Bukti Kuatnya Strategi Komunikasi Digital

1833
×

Polres Pangandaran Raih Juara Tiga Amplifikasi Media Online, Bukti Kuatnya Strategi Komunikasi Digital

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Polres Pangandaran setelah sukses meraih Juara 3 dalam kategori Amplifikasi Pemberitaan Media Online pada tingkat Polda Jabar. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan yang digelar oleh jajaran Bidang Humas Polda Jawa Barat.

Baca Juga:

Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Pangandaran Gelar Silaturahmi Bersama Puluhan Jurnalis

Kegiatan Bimtek Kehumasan yang dilaksanakan pada Kamis, (12/2/2026), bertujuan memperkuat kemampuan pengelolaan informasi publik sekaligus meningkatkan profesionalisme publikasi kegiatan kepolisian melalui platform digital. Melalui kegiatan ini, setiap satuan kerja diharapkan mampu menyesuaikan strategi komunikasi dengan perkembangan era digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan informasi.

Dalam penilaian ajang tersebut, Polres Pangandaran dinilai mampu mengimplementasikan strategi amplifikasi pemberitaan secara efektif melalui media online. Upaya ini dinilai berhasil memperluas jangkauan informasi mengenai kinerja, pelayanan, serta kegiatan kepolisian sehingga dapat diterima masyarakat secara lebih luas dan transparan.

Baca Juga:

Ketum Fast Respon Apresiasi Kapolri, Tolak Keras Wacana Polri di Bawah Kementerian: Jangan Ciptakan Matahari Kembar!

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, yang memberikan apresiasi atas konsistensi dan dedikasi jajaran Polres Pangandaran dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta memperkuat citra institusi kepolisian di ruang digital.

Dalam sambutannya, Hendra menegaskan bahwa kemampuan mengelola arus informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ia menilai keberhasilan Polres Pangandaran menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses publik.

Baca Juga:

Kapolri Berikan Tali Asih kepada Keluarga Komjen (Purn) Moehammad Jasin dan Veteran Seroja

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek Kehumasan diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas publikasi sekaligus memperkuat narasi positif institusi kepolisian. Ia juga mendorong seluruh satuan kerja dan wilayah di lingkungan Polda Jawa Barat untuk terus berinovasi dalam strategi komunikasi publik.

Menurutnya, inovasi komunikasi yang adaptif akan semakin mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Baca Juga:

Satu Satunya,Relawan Kembali dari Aceh, Kepulangan Yosep Firdaus Disambut Haru Keluarga dan PMI Pangandaran

Atas capaian tersebut, Polres Pangandaran diharapkan terus mengembangkan kreativitas dalam pengelolaan media publikasi. Selain itu, sinergi bersama insan pers dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat demi mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat luas

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”