Scroll untuk baca berita
HeadlineJawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARANPOLRES PANGANDARANPOLRI

Sentuhan Humanis Polres Pangandaran, Pos Terpadu “Ikan Marlin” Jadi Rest Area Favorit Pemudik

2939
×

Sentuhan Humanis Polres Pangandaran, Pos Terpadu “Ikan Marlin” Jadi Rest Area Favorit Pemudik

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi suasana Pos Terpadu “Ikan Marlin” di Bunderan Marlin Pangandaran yang dipadati pemudik dan wisatawan. (Dok. Foto Divisi Humas Polres Pangandaran/www.newsbidik.com⁠�) Selasa malam, pukul 20:37 WIB.

NEWSBIDIK, PANGANDARAN – Inovasi pelayanan publik kembali ditunjukkan Polres Pangandaran dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Mengusung konsep tematik yang unik dan berkarakter lokal, Pos Terpadu Bunderan Marlin disulap menjadi ruang pelayanan terpadu yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman dan estetik bagi masyarakat. Selasa malam (17/3/2026) pukul 20:37 WIB.

Baca Juga:

Kapolres Pangandaran Tinjau Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pastikan Layanan Mudik dan Wisata Optimal 

Mengangkat tema “Masjid Ikan Marlin”, pos ini hadir sebagai bentuk pengembangan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan yang melintasi kawasan wisata Pangandaran. Tidak sekadar menjadi pusat pengamanan, lokasi ini juga difungsikan sebagai rest area yang memberikan kenyamanan maksimal.

Sejumlah fasilitas disediakan secara gratis untuk menunjang kebutuhan pengunjung. Mulai dari kursi pijat tradisional dan otomatis yang membantu meredakan kelelahan, hingga layanan pemeriksaan kesehatan bagi pengendara yang membutuhkan penanganan awal. Hal ini menjadi langkah preventif dalam menekan potensi kecelakaan akibat kelelahan selama perjalanan jauh.

Baca Juga:

Berkah Ramadan, Polres Pangandaran Bagikan Takjil untuk Pengendara Tertib Lalu Lintas 

Selain itu, suasana pos juga dirancang ramah keluarga. Area playground disiapkan bagi anak-anak agar tetap dapat bermain dengan aman, sementara orang tua bisa beristirahat di area santai bernuansa outdoor yang nyaman dan tertata rapi.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sajian coffee break khas Sidamulih Pangandaran yang tersedia secara gratis, lengkap dengan makanan ringan. Tak hanya itu, fasilitas WiFi gratis dan charging station turut disediakan guna menunjang kebutuhan komunikasi para pemudik di era digital.

Baca Juga:

Polres Pangandaran Raih Juara Tiga Amplifikasi Media Online, Bukti Kuatnya Strategi Komunikasi Digital 

Menambah daya tarik, pos terpadu ini juga menghadirkan hiburan live music serta spot foto unik yang menarik perhatian wisatawan. Layanan informasi objek wisata turut disiapkan untuk membantu pengunjung mendapatkan referensi destinasi selama berada di Pangandaran.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menyampaikan bahwa konsep pos tematik ini merupakan implementasi arahan pimpinan sekaligus bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman dan berkesan. Dengan mengangkat ikon lokal Bunderan Marlin, kami berharap masyarakat bisa merasakan kehadiran Polri secara nyata di tengah perjalanan mereka,” ujar AKBP Ikrar.

Ia menegaskan bahwa keberadaan fasilitas seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga hiburan bertujuan untuk memberikan jeda bagi para pengendara agar tetap prima saat melanjutkan perjalanan.

“Kelelahan menjadi salah satu faktor utama kecelakaan. Melalui pos ini, kami mengajak pemudik untuk beristirahat sejenak, memulihkan kondisi, dan melanjutkan perjalanan dengan lebih aman,” tambahnya.

Inovasi Pos Terpadu “Ikan Marlin” ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi esensi utama, yakni keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kehadirannya pun diharapkan menjadi standar baru dalam pelayanan mudik yang lebih humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas.

Headline

“Manajemen SPBU Wanarejan menegaskan bahwa operasional penyaluran BBM bersubsidi telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka membantah tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, serta meminta agar mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik dihormati. Apabila tidak ada tindak lanjut, pihak SPBU menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi nama baik perusahaan.”

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”