Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARANPOLRES PANGANDARANPOLRI

Kapolres Pangandaran Tinjau Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pastikan Layanan Mudik dan Wisata Optimal

2259
×

Kapolres Pangandaran Tinjau Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pastikan Layanan Mudik dan Wisata Optimal

Sebarkan artikel ini
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari bersama jajaran saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di jalur wisata Pangandaran. Senin. Dok. Humas Polres Pangandaran.

NEWSBIDIK, PANGANDARAN -Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari bersama jajaran pejabat utama Polres serta Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Lodaya 2026, Selasa (17/03/2026).

Baca Juga:

Berkah Ramadan, Polres Pangandaran Bagikan Takjil untuk Pengendara Tertib Lalu Lintas 

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan sekaligus evaluasi terhadap kesiapan personel di lapangan, khususnya pada titik-titik strategis yang menjadi jalur utama pemudik dan kawasan wisata favorit di Pangandaran. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya meninjau kondisi fisik pos, tetapi juga memastikan kelengkapan administrasi serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasional.

Baca Juga:

Siagakan 280 Personel, Ini Strategi Polres Pangandaran Hadapi Libur Lebaran Lewat Ops Ketupat Lodaya 2026 

Selain itu, rombongan juga memberikan dukungan moril kepada para personel yang tengah menjalankan tugas pengamanan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan berupa paket kesehatan yang terdiri dari vitamin dan obat-obatan, serta logistik makanan guna menunjang kebutuhan anggota selama bertugas.

Kapolres Pangandaran menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi terhadap dedikasi personel di lapangan. Ia berharap seluruh anggota tetap menjaga kondisi kesehatan dan semangat kerja selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya berlangsung.

“Peninjauan ini merupakan bentuk dukungan kami agar seluruh personel tetap dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi potensi lonjakan arus kendaraan, terutama di jalur wisata yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan selama masa libur Lebaran. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas mengedepankan sikap humanis dan responsif dalam melayani masyarakat.

Dengan kesiapan yang matang, diharapkan pengamanan di wilayah hukum Polres Pangandaran dapat berjalan secara optimal. Kehadiran Pos Pengamanan dan Pos Terpadu diharapkan mampu memberikan rasa aman, sekaligus menjadi tempat istirahat bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga:

Bangun Kedekatan di Bulan Suci, Kapolres Pangandaran Laksanakan Tarawih Keliling di Sukaresik 

Polres Pangandaran juga mengimbau kepada masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan, untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di pos-pos tersebut. Selain sebagai tempat beristirahat, pos ini juga menyediakan layanan informasi, kesehatan, serta bantuan kepolisian yang dapat diakses kapan saja selama operasi berlangsung.

Baca Juga:

Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Rumah Warga Berhasil Diperbaiki 

Melalui langkah ini, Polres Pangandaran berkomitmen untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama periode mudik dan libur Idulfitri, khususnya di kawasan wisata yang menjadi tujuan utama masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”