Scroll untuk baca berita
ACEH BARAT DAYADaerahHeadlineHukum & KriminalNasional

Diharapkan Kepada Aparat Penegak Hukum . Penertiban Tambang Emas Rakyat Pakai Bahan Kimia Di Aceh Barat Daya.

7425
×

Diharapkan Kepada Aparat Penegak Hukum . Penertiban Tambang Emas Rakyat Pakai Bahan Kimia Di Aceh Barat Daya.

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Aceh . Mengunakan bahan Kimia Berupa Sianida ( NaCN ) Mercuri dalam pertambangan emas menimbulkan , Bahaya Kesehatan Manusia merkuri dan sianida, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat menyebabkan kerusakan kesehatan jangka panjang dan permanen:

Kerusakan Sistem Saraf Pusat: Merkuri dapat merusak otak dan sistem saraf, menyebabkan gejala seperti tremor (gemetar), iritabilitas, perubahan perilaku, gangguan pendengaran dan kognitif, hingga kematian.Cacat Lahir , merkuri pada ibu hamil dapat menembus plasenta dan merusak janin, menyebabkan cacat bawaan dan kerusakan otak.

Baca juga

Diduga PT.Dua Perkasa Lestari Aceh Barat Daya Manipulasi Data Izin HGU Serta Penyerobotan Lahan Garapan Milik Warga

Keracunan Akut: Sianida adalah racun yang mematikan jika tertelan atau terhirup dalam jumlah yang cukup, mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen. Penyakit Paru-paru: Pekerja tambang berisiko menghirup uap merkuri saat proses pembakaran amalgam, atau debu silika, yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru serius seperti silikosis. Minggu, (25/01/2026).

Dampak Buruk bagi Lingkungan

Limbah tambang yang mengandung bahan kimia beracun ini sering dibuang langsung ke lingkungan, menyebabkan kerusakan ekosistem yang meluas Pencemaran Air dan Tanah: Merkuri dan sianida mencemari sungai, danau, dan tanah, mengubah kualitas fisik dan kimia air serta menurunkan kesuburan tanah. Bahan kimia ini sulit terurai dan dapat bertahan di lingkungan selama puluhan tahun.

Baca juga

Bupati Aceh Barat Tarmizi Tekankan Efisiensi Anggaran dan Peningkatan PAD di Tengah Defisit Daerah

Kerusakan Ekosistem Perairan: Biota laut dan air tawar sangat rentan terhadap keracunan merkuri. Merkuri dapat terakumulasi dalam rantai makanan (bioakumulasi), yang berarti ikan yang terkontaminasi akan membahayakan manusia atau hewan lain yang memakannya.

Perubahan Bentang Alam , Aktivitas penambangan, terutama yang ilegal, juga menyebabkan kerusakan struktur tanah yang dapat memicu bencana alam seperti longsor dan banjir Pemerintah Indonesia melarang penggunaan merkuri dalam penambangan emas karena dampak negatifnya yang luas dan berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Baca juga

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama dan Dua Kapolres

Diminta Ditjen Minerba ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menindak usut tuntas penggunaan bahan Kimia bagi penambang emas di Aceh khususnya Aceh Barat Daya disaat Tim Liputan Khusus propinsi Aceh investasi benar adanya makin hari semakin meningkat masyarakat penambang memakai bahan Kimia demi anak anak bangsa penerus generasi Bangsa

Diharapkan Aparat Penegak Hukum -APH untuk menertibkan tambang tambang emas Rakyat di Aceh Barat Daya pemakaian bahan kimia sianida dan Mercuri dampak tercemarnya lingkungan wilayah pedesaan yang mengunakan bahan Kimia tersebut demi kesehatan masyarakat lingkungan tersebut.( Tim liputan khusus Aceh)

Tinggalkan Balasan

Aceh

Penangkapan pelaku yang sempat buron ini merupakan bukti komitmen Polres Nagan Raya dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Setiap pelaku KDRT akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H.

Headline

“Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pengedar beserta 114 paket sabu seberat total 114,89 gram. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba hingga ke akar jaringannya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Nagan Raya AKP Very Syahputra, S.H., M.H.

Aceh

Polri, khususnya Polres Nagan Raya, berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengawal serta mendukung program pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Wakapolres Nagan Raya Kompol Humaniora Sembiring, S.Kom., S.I.K.

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.