Scroll untuk baca berita
DaerahJawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

Ruhandi Dilantik Jadi Camat Parigi, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Sinergi Desa

47325
×

Ruhandi Dilantik Jadi Camat Parigi, Siap Perkuat Pelayanan Publik dan Sinergi Desa

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Pangandaran – Ruhandi, S.Ag., M.M resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Camat Parigi, Kabupaten Pangandaran, Selasa (13/1/2026). Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah penyegaran birokrasi sekaligus upaya memperkuat kinerja pemerintahan di tingkat kecamatan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Pangandaran dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran menegaskan bahwa camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan daerah karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, camat dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Usai dilantik, Ruhandi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan akan mengedepankan pelayanan publik yang profesional, transparan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus saya laksanakan sebaik-baiknya. Saya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Kecamatan Parigi,” ujar Ruhandi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, responsif, dan akuntabel. Ruhandi menyatakan akan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan di wilayahnya.

“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Saya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya demi kemajuan Kecamatan Parigi,” tambahnya.

Dengan dilantiknya camat baru tersebut, diharapkan kinerja pemerintahan Kecamatan Parigi semakin meningkat, pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Pangandaran secara menyeluruh

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”