NEWS BIDIK, Nagan Raya , eterbatasan armada ambulans di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda (RS SIM) Ujong Fatihah, Kabupaten Nagan Raya, menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya dapat mengalokasikan anggaran pengadaan ambulans secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya rujukan pasien ke Banda Aceh. Rabu, (24/12/2025)
Unissula Tegakkan Disiplin, Dosen Terlibat Insiden di RS Islam Sultan Agung Dijatuhi Sanksi
Saat ini, RS SIM hanya memiliki 7 unit ambulans aktif yang digunakan untuk melayani rujukan pasien, termasuk rujukan jarak jauh ke Banda Aceh. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kendala di lapangan, terutama ketika ambulans masih dalam perjalanan kembali dari Banda Aceh sementara pasien lain membutuhkan rujukan mendesak.
Koordinator Ambulans RS SIM, Mahzal, saat ditemui awak media membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan armada sering memicu ketegangan dengan keluarga pasien yang menuntut pelayanan cepat.
“Sering terjadi adu mulut dengan keluarga pasien karena ambulans masih dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh. Kondisi ini memang nyata terjadi,” ujarnya.
Mahzal menegaskan, kebutuhan ambulans tambahan sangat mendesak demi kelancaran pelayanan rujukan dan untuk menghindari keterlambatan penanganan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan.
Dugaan Kuat Oknum APH dan Media di Abdya Terima Upeti dari Tambang Emas Ilegal
Hal senada disampaikan sejumlah sopir ambulans RS SIM. Mereka mengakui keterlambatan rujukan sering terjadi akibat keterbatasan jumlah kendaraan, sementara permintaan rujukan terus meningkat.
“Ambulans yang tersedia hanya tujuh unit. Dengan jarak tempuh Banda Aceh yang jauh, sering kali terjadi keterlambatan dan itu memicu keluhan keluarga pasien,” ungkap salah satu sopir ambulans.
Kepemimpinan Terpusat Presiden Perkuat Stabilitas Nasional dalam Penanganan Banjir Sumatera
Masyarakat pun berharap DPRK dan Pemkab Nagan Raya dapat menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk penambahan armada ambulans RS SIM. Penambahan fasilitas tersebut dinilai penting demi keselamatan pasien, kenyamanan keluarga, serta peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Nagan Raya.























