Scroll untuk baca berita
AcehDaerahHeadlineNEWS BIDIK SOLO RAYA

Perkuat Tata Kelola Data, Kominfo Nagan Raya Lakukan Pendampingan EPSS Menuju Penilaian 2026

3197
×

Perkuat Tata Kelola Data, Kominfo Nagan Raya Lakukan Pendampingan EPSS Menuju Penilaian 2026

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memantapkan kesiapan menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan dan penyampaian informasi EPSS yang digelar di Gedung Command Center, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (23/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., Sekretaris Dinas Kominfo Cut Yulie Sofia, S.T., Kepala Bidang Statistik Kominfo Masitoh, SKM., MKM., serta perwakilan dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nagan Raya, Arafik, S.Sos.I., MPA, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan capaian nilai EPSS pada tahun mendatang. Menurutnya, keberhasilan penilaian tidak hanya bergantung pada satu perangkat daerah, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan statistik sektoral.

Ia menyampaikan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah perlu memahami secara utuh peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pengelolaan data. Dengan pemahaman yang selaras, target peningkatan skor EPSS 2026 diharapkan dapat melampaui capaian tahun 2024.

Dalam kerangka implementasi Satu Data Indonesia di daerah, Arafik menjelaskan pembagian peran antarinstansi. BPS berfungsi sebagai pembina data sektoral, Bappeda bertindak sebagai koordinator, sementara Dinas Kominfo menjalankan peran sebagai e-Walidata yang mengelola serta mengintegrasikan data dari berbagai sumber agar lebih terstruktur dan akurat.

Kominfo, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari penguatan basis data pembangunan daerah. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan data yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, menyebut pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat kolaborasi antara BPS dan Kominfo. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam mempersiapkan tahapan penilaian EPSS 2026 secara optimal.

Ia menekankan bahwa EPSS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola data sektoral. Melalui evaluasi ini, proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data diharapkan semakin sistematis dan sesuai standar statistik nasional.

Dengan penguatan koordinasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya optimistis mampu menghadirkan data yang lebih akurat, transparan, dan berbasis bukti untuk mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.