Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitik

Ketua DPRD Pangandaran Ingatkan 23 KK di Belakang Tanggul Citanduy, Kondisinya Sangat Rawan

2711
×

Ketua DPRD Pangandaran Ingatkan 23 KK di Belakang Tanggul Citanduy, Kondisinya Sangat Rawan

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, PANGANDARAN .Ancaman keselamatan terus mengintai puluhan warga yang bermukim di kawasan belakang tanggul Sungai Citanduy. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, yang menilai wilayah itu sudah masuk kategori rawan dan tidak bisa lagi dianggap sepele.

KNPI Pangandaran Mendesak Audiensi Terbuka dengan SPPG: Bersama Pastikan Kualitas dan Integritas MBG

Saat meninjau langsung lokasi permukiman di Dusun Sukasari, Desa Sukanegara, Kecamatan Padaherang, Asep menemukan sebanyak 23 Kepala Keluarga (KK) tinggal di area yang berada di antara tanggul pembatas dan aliran utama Sungai Citanduy. Padahal, kawasan tersebut seharusnya steril dari hunian.

“Ini sangat ironis. Tanah milik warga justru berada di dalam tanggul pembatas antara bantaran Sungai Citanduy dan perkampungan,” ujar Asep, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, banjir yang kerap melanda wilayah tersebut tidak hanya disebabkan oleh luapan sungai, tetapi juga karena posisi rumah warga yang bersinggungan langsung dengan struktur tanggul. Jarak antara tanggul dan aliran sungai yang hanya sekitar 100 hingga 200 meter membuat risiko bencana semakin tinggi.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, keberadaan warga di belakang tanggul sangat berbahaya, apalagi saat intensitas hujan masih tinggi seperti sekarang,” tegasnya.

Asep juga meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan dalam beberapa hari terakhir terbilang ekstrem dan berpotensi menyebabkan kenaikan debit air sungai secara tiba-tiba.

Ketua DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Tim Terpadu Reforma Agraria di Cimerak

Ia menilai, penanganan banjir tidak boleh lagi sebatas pada penyaluran bantuan sembako. Diperlukan langkah teknis dan strategis yang mampu mengurangi risiko banjir secara permanen.

“Bantuan pangan itu bukan penyelesaian utama. Yang dibutuhkan adalah langkah konkret untuk meminimalisasi tingginya debit air saat banjir, terutama di wilayah Padaherang dan Kalipucang,” pungkasnya.

DPRD Pangandaran Panggil Dirut RSUD Pandega Terkait Dugaan Kelalaian Pasien Meninggal

Asep berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait, seperti BBWS Citanduy, segera merealisasikan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak lagi hidup dalam bayang-bayang bencana setiap musim hujan tiba.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen memastikan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera diselesaikan dan ditempati sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., saat meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (25/01/2026).

DPRD KAB PANGANDARAN

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran pada 1 Oktober 2025 menjadi momentum penting dalam pembahasan Perubahan APBD 2025 serta penguatan regulasi daerah melalui empat Raperda inisiatif. Ketua DPRD Asep Noordin menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk menuntaskan seluruh agenda pembahasan demi mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran.”