Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANJawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARANPolitik

DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Badan Promosi Wisata untuk Perkuat Pemasaran Destinasi

1051
×

DPRD Pangandaran Dorong Pembentukan Badan Promosi Wisata untuk Perkuat Pemasaran Destinasi

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, PANGANDARAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran meminta pemerintah daerah segera merealisasikan pembentukan Badan Promosi Wisata Daerah. Lembaga tersebut dinilai penting untuk memperkuat strategi pemasaran destinasi wisata sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Baca Juga:

DPRD Pangandaran Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Ingatkan Potensi Penyimpangan di SPPG 

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menilai pembentukan badan promosi wisata sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, promosi yang terencana dan terorganisir menjadi faktor penting dalam persaingan industri pariwisata saat ini.

Ketua DPRD Asep Noordin: Regulasi Sudah Ada, Pemda Diminta Segera Realisasikan Lembaga Promosi Pariwisata

Ia menegaskan bahwa dasar hukum untuk pembentukan lembaga tersebut sebenarnya telah tersedia. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti dengan menetapkan badan promosi wisata secara resmi.

“Regulasinya sudah ada melalui perda. Artinya pemerintah daerah tinggal merealisasikannya,” ujar Asep, belum lama ini.

Asep menjelaskan, hingga saat ini badan promosi wisata tersebut belum juga dibentuk meski aturan yang mengaturnya telah tersedia. Padahal, keberadaan lembaga tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik Pangandaran di mata wisatawan.

Baca Juga:

Siagakan 280 Personel, Ini Strategi Polres Pangandaran Hadapi Libur Lebaran Lewat Ops Ketupat Lodaya 2026 

Menurutnya, badan promosi wisata nantinya akan berperan dalam memasarkan berbagai potensi pariwisata Pangandaran serta menyebarluaskan informasi mengenai destinasi wisata yang dimiliki daerah tersebut.

Selain itu, lembaga tersebut juga akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemangku kebijakan, pelaku usaha hingga komunitas penggiat wisata.

“Keanggotaannya tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga melibatkan pelaku industri pariwisata dan para penggiat wisata,” jelasnya.

Lebih lanjut, badan promosi wisata juga dapat menjadi wadah untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan promosi, seperti forum promosi destinasi dengan mengundang pelaku usaha pariwisata, agen perjalanan, hingga investor baik dari dalam maupun luar negeri. Selasa, (10/3/2016)

Melalui forum tersebut, potensi wisata Pangandaran dapat dipaparkan secara langsung kepada para pelaku industri, termasuk peluang kerja sama dan investasi di sektor pariwisata.

Asep menilai Pangandaran memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, menurutnya pengelolaan dan pengembangannya tetap membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta melibatkan masyarakat sebagai bagian dari pengelolaan.

Baca Juga:

Ketua DPRD Pangandaran Dorong Evaluasi Status Pasir Putih Pananjung, Usul Beralih ke Taman Wisata Alam 

“Potensi wisata Pangandaran sudah sangat baik, namun pengembangannya harus tetap menjaga ekologi dan melibatkan masyarakat,” katanya.

Karena itu, DPRD berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembentukan Badan Promosi Wisata Daerah sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata di Pangandaran.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”